Tangkal Teror, TNI Memperketat Keamanan



JAKARTA. Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso menegaskan bahwa jajaran TNI akan meningkatkan kewaspadaan dan seluruh sistem pengamanan terkait munculnya isu teror yang mengancam beberapa hari belakangan ini. Hal tersebut dijelaskannya usai rapat di Kantor Presiden, Jumat (7/11).Menanggapi beredarnya surat ancaman pembunuhan terhadap Presiden yang beredar luas di internet, Panglima TNI mengatakan saat ini sedang melakukan pengumpulan data tentang surat yang mengatasnamakan terpidana mati Bom Bali, Amrozi, Ali Ghufron dan Imam Samudra. "Ini sedang kami pelajari," katanya.Surat yang terpampang dalam sebuah situs internet itu kabarnya berasal dari Kanada. Namun hingga saat ini Mabes TNI masih menelusuri asal muasal surat tersebut. "Masih dicek lagi apa memang dari luar negeri, karena sistem komunikasi sekarang rumit," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News