KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri ban nasional masih menghadapi berbagai tantangan pada 2026, terutama yang berasal dari faktor global seperti ketegangan geopolitik dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Presiden Direktur PT Bridgestone Tire Indonesia, Mukiat Sutikno, mengungkapkan bahwa kondisi geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah, berpotensi mendorong penguatan dolar AS terhadap rupiah, yang pada akhirnya berdampak pada lonjakan biaya produksi. “Dengan kondisi geopolitik saat ini, nilai tukar dolar AS cenderung tinggi terhadap rupiah. Ini tentu memengaruhi biaya bahan baku maupun logistik,” ujar Mukiat, kepada Kontan.co.id, Selasa (24/3).
Tantangan Global Bayangi Industri Ban, Bridgestone tetap Bidik Pertumbuhan di 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri ban nasional masih menghadapi berbagai tantangan pada 2026, terutama yang berasal dari faktor global seperti ketegangan geopolitik dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Presiden Direktur PT Bridgestone Tire Indonesia, Mukiat Sutikno, mengungkapkan bahwa kondisi geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah, berpotensi mendorong penguatan dolar AS terhadap rupiah, yang pada akhirnya berdampak pada lonjakan biaya produksi. “Dengan kondisi geopolitik saat ini, nilai tukar dolar AS cenderung tinggi terhadap rupiah. Ini tentu memengaruhi biaya bahan baku maupun logistik,” ujar Mukiat, kepada Kontan.co.id, Selasa (24/3).
TAG: