Target Bauran EBT 2026: Kementerian ESDM Incar Kenaikan 2%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan peningkatan bauran energi baru terbarukan (EBT) sepanjang tahun 2026 bertambah sebesar 2% dari pencapaian bauran EBT 2025.

Untuk diketahui, bauran EBT tahun 2025 adalah sebesar 15,75% dengan penambahan bauran EBT 2025 dari tahun 2024 sebesar 1,1%.

"Nah, ini untuk energi baru terbarukan Bapak Ibu semua, EBT kita di 2024 itu 14,65%, 2025 itu 15,75%. Penambahan EBT sebesar 1,1%," ungkap Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dalam laporan di Kementerian ESDM, di Jakarta, dikutip Jumat (09/01/2026).


Menurut Bahlil, bauran EBT sepanjang tahun ini mengalami peningkatan, namun persentasenya sulit naik karena adanya penambahan bauran energi dari fosil yang berasal dari batu bara dan gas.

Baca Juga: Danantara dan PLN Kembangkan Pembangkit Listrik EBT 20 GW Senilai Rp 600 Triliun

"Sebenarnya kita penambahan EBT ini cukup besar di tahun 2025. Tapi kalau dikonversi menjadi persentasenya, karena ada penambahan 7 GW dari gas dan batu bara," tambahnya.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiyani Dewi menambahkan pihaknya untuk tahun ini menargetkan penambahan bauran energi mencapai 2 persen. Sehingga jika dijumlahkan, maka target total bauran EBT sepanjang 2026 adalah 17,75%.

"Aku maunya 2 persen (target peningkatan bauran EBT). Insyaallah nanti kalau Merangin (PLTA) COD, terus Batang Toru (PLTA) COD, PLTA semua, baseload lagi. Iya itu nanti pasti dongkrak (bauran)," kata Eniya.

Baca Juga: PLTU Cirebon-1 Gagal Pensiun Dini, METI: Bakal Terdampak pada Investasi EBT

Adapun, Eniya menambahkan, angka bauran 15,75% tersebut berasal dari energy mix, tidak hanya pembangkit EBT, namun juga berasal dari biodiesel.

"Nah kalau di khusus ketenagalistrikan, itu (bauran EBT) sudah tercapai 16,3 persen. Itu sudah di atas Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) yang hanya menargetkan 15,9 persen."

Sebagai gambaran, target awal bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) Indonesia untuk 2025 awalnya adalah 23%, namun karena tantangan, target ini direvisi menjadi sekitar 17%-20%. Namun hingga tutup tahun, ESDM menyebut pencapaian mencapai 15,75%.

Selanjutnya: Bank Woori Saudara Dorong Penetrasi Nasabah Ritel lewat Layanan Transfer Online

Menarik Dibaca: Promo Guardian Super Hemat 8-21 Januari 2026, Tambah Rp 1.000 Dapat 2 Rexona Spray

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News