KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menetapkan target lifting minyak di tahun 2027 sebesar 612.500 barel per hari (bph). Angka tersebut naik dari target tahun sebelumnya yang sebesar 610.000 bph, sementara target lifting gas justru disesuaikan menurun. Ketua Komite Investasi sekaligus Ketua Bidang Investasi & Kerjasama Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Nasional (Aspermigas), Moshe Rizal meluruskan pemahaman publik terkait acuan dasar capaian lifting migas nasional. Menurutnya, penetapan angka target lifting tersebut turut memperhitungkan komoditas Natural Gas Liquid (NGL) ke dalam porsi perhitungan minyak. "Jadi 2024 sampai yang angka di bawah 600.000 (realisasi 568.879 bph di 31 Agustus 2026) itu memang lifting minyak tanpa NGL. Jadi tahun lalu itu sebenarnya tidak ada kenaikan produksi, tapi bagusnya adalah penurunan produksinya sudah direm oleh SKK Migas dan KKKS," ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (2/9/2026).
Target Lifting Migas 2027 Naik, Aspermigas Tekankan Perbaikan Iklim Investasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menetapkan target lifting minyak di tahun 2027 sebesar 612.500 barel per hari (bph). Angka tersebut naik dari target tahun sebelumnya yang sebesar 610.000 bph, sementara target lifting gas justru disesuaikan menurun. Ketua Komite Investasi sekaligus Ketua Bidang Investasi & Kerjasama Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Nasional (Aspermigas), Moshe Rizal meluruskan pemahaman publik terkait acuan dasar capaian lifting migas nasional. Menurutnya, penetapan angka target lifting tersebut turut memperhitungkan komoditas Natural Gas Liquid (NGL) ke dalam porsi perhitungan minyak. "Jadi 2024 sampai yang angka di bawah 600.000 (realisasi 568.879 bph di 31 Agustus 2026) itu memang lifting minyak tanpa NGL. Jadi tahun lalu itu sebenarnya tidak ada kenaikan produksi, tapi bagusnya adalah penurunan produksinya sudah direm oleh SKK Migas dan KKKS," ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (2/9/2026).