KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan proyeksi penjualan mobil nasional pada 2026 ditargetkan mencapai 850.000 unit. Dengan target tersebut, penjualan dibidik meningkat 5,4% dari realisasi penjualan sepanjang 2025 yang tercatat 803.687 unit. Agus mengungkap, proyeksi ini mencerminkan pemulihan pasar otomotif yang masih berlangsung secara bertahap.
“Target proyeksi 2026 tersebut masih belum cukup kuat menembus level penjualan di atas 1 juta unit seperti sebelum pandemi,” katanya dalam
Opening Ceremony Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Baca Juga: Soal Insentif Mobil Listrik 2026, Kemenperin: Masih Pembahasan Permintaan pasar, lanjut Agus, tetap menjadi faktor penentu utama kinerja industri otomotif ke depan. Sementara itu, data penjualan tahun 2025 disebut menunjukkan pasar domestik masih tertekan. Ini tercermin dari penjualan
wholesale tercatat sebesar 803.687 unit, turun 7,2% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 856.723 unit. Penurunan serupa juga terjadi pada penjualan ritel yang merosot 6,3%, dari 889.680 unit pada 2024 menjadi 833.712 unit pada 2025. “Kontraksi ini mengindikasikan bahwa pelemahan tidak hanya terjadi pada sisi distribusi, tetapi juga mencerminkan melemahnya permintaan riil di tingkat konsumen seiring belum pulihnya konsumsi rumah tangga,” ungkap Agus. Meskipun begitu, kinerja ekspor mampu menopang industri otomotif nasional. Sepanjang tahun 2025, ekspor kendaraan utuh atau
completely built up (CBU) mencapai 518.212 unit, meningkat 9,7% dibandingkan tahun 2024 yang sebanyak 472.194 unit. “Kinerja ini menunjukkan, Indonesia masih memiliki daya saing sebagai basis produksi otomotif global,” imbuh Agus.
Baca Juga: Intiland Jajaki Kerjasama dengan MRT Jakarta untuk Pengembangan Kawasan Terpadu Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News