Target Penjualan ORI023 Rp 20 Triliun, Ini Cara Mitra Distribusi Tarik Minat Investor



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menargetkan penjualan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI023 dapat mencapai Rp 20 triliun.

Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan Deni Ridwan mengatakan, target dana dari penjualan ORI023 tersebut mempertimbangkan kebutuhan pembiayaan APBN dan animo masyarakat.

Menurut Deni, sejauh ini, masyarakat menyambut antusias penawaran ORI023. Hal itu tercermin dari penawaran pada Senin (3/7) yang merupakan hari pertama kerja dalam masa penawaran ORI023 atau hari ketiga setelah peluncuran pada libur panjang, 30 Juni 2023.


Hingga Senin (3/7) pukul 19.05 WIB, penjualan ORI023 terpantau sebesar Rp 2,87 triliun dengan 12.396 investor, atau 14,35% dari target awal sebesar Rp 20 triliun. Secara rinci, ORI023-T3 mencetak penjualan sebesar Rp 1,97 triliun dengan 8.520 investor, sementara ORI023-T6 mencatat penjualan sebesar Rp 0,90 triliun dengan 3.876 investor.

Baca Juga: Animo Membludak, Pemerintah Pasang Target Penjualan Rp 20 Triliun untuk ORI023

Sebagai salah satu mitra distribusi, Bank Commonwealth juga melihat animo masyarakat yang masih sangat tinggi terhadap produk Surat Berharga Negara (SBN) retail. Head of Investment Business Bank Commonwealth Daniel Arifin mengatakan, untuk penjualan ORI023 kali ini, Bank Commonwealth menargetkan volume penjualan 50% lebih tinggi dari penjualan ORI seri sebelumnya.

Untuk menarik minat investor, Bank Commonwealth melakukan promosi dan sosialisasi melalui media. "Kami juga menggelar program cashback hingga Rp 30 juta untuk nasabah yang membeli ORI023 menggunakan CommBank SmartWealth," ucap Daniel saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (4/7).

Tak jauh berbeda, Co-Founder & CEO Modalku Reynold Wijaya menuturkan, untuk menarik minat para investor, Modalku menginformasikan kepada publik produk ORI023 melalui berbagai saluran. Salah satunya melalui media sosial dan website Modalku.

"Selain itu, kami juga menawarkan kepada masyarakat kemudahan akses dalam bertransaksi, seperti proses pemesanan yang dapat dilakukan secara online serta pembayaran yang dapat dilakukan melalui Virtual Account," ucap Reynold.

Saat ini, fokus Modalku bukan pada target penjualan, melainkan pada kontribusi untuk membangun perekonomian Indonesia. Modalku berharap, hasil penjualan ORI023 bisa turut berkontribusi dalam pembangunan negara, khususnya dalam mewujudkan inklusi keuangan di Indonesia.

Sebagai informasi, masa penawaran ORI023 berlangsung sejak Jumat, 30 Juni 2023 sampai dengan 20 Juli 2023 pukul 10.00 WIB. Pemerintah menawarkan ORI023 dalam dual tranches, yakni ORI023-T3 dan ORI023-T6.

ORI023-T3 memberikan kupon 5,90% per tahun serta jatuh tempo tiga tahun. Sementara itu, ORI023-T6 mempunyai kupon 6,10% per tahun dan jatuh tempo enam tahun.

Baca Juga: Mitra Distribusi Yakin ORI023 Bisa Jaring Banyak Investor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat