KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Target pemerintah menambah kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga 100 Gigawatt peak (GWp) dalam tiga tahun ke depan dinilai membutuhkan penyesuaian terhadap Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN 2025–2034. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet mengatakan, program PLTS 100 GWp membuat revisi RUPTL 2025–2034 menjadi kebutuhan yang logis. RUPTL yang disahkan Mei 2025 hanya menempatkan sekitar 17,1 GW PLTS dari total tambahan kapasitas 69,5 GW. "Dengan target 100 GWp dalam tiga tahun, skala perencanaannya sudah berubah. Karena setiap pembangkit yang masuk sistem harus tercermin dalam RUPTL, revisi dibutuhkan agar proyek memiliki kepastian, bisa ditenderkan, dan layak dibiayai," ujarnya kepada Kontan, Selasa (22/9/2026).
Target PLTS 100 GWp, Pengamat Minta RUPTL PLN 2025-2034 Perlu Direvisi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Target pemerintah menambah kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga 100 Gigawatt peak (GWp) dalam tiga tahun ke depan dinilai membutuhkan penyesuaian terhadap Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN 2025–2034. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet mengatakan, program PLTS 100 GWp membuat revisi RUPTL 2025–2034 menjadi kebutuhan yang logis. RUPTL yang disahkan Mei 2025 hanya menempatkan sekitar 17,1 GW PLTS dari total tambahan kapasitas 69,5 GW. "Dengan target 100 GWp dalam tiga tahun, skala perencanaannya sudah berubah. Karena setiap pembangkit yang masuk sistem harus tercermin dalam RUPTL, revisi dibutuhkan agar proyek memiliki kepastian, bisa ditenderkan, dan layak dibiayai," ujarnya kepada Kontan, Selasa (22/9/2026).