JAKARTA. Badan Standardisasi Nasional (BSN) menargetkan jumlah produk yang memiliki sertifikat Standar Nasional Indonesia di tahun 2015 mencapai 350 produk. Kepala BSN Bambang Prasetya mengatakan, jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan target tahun 2014 lalu yang hanya sebanyak 250 produk. Namun target tahun ini lebih rendah ketimbang realisasi yang berhasil dicatatkan tahun lalu. "Tahun lalu realisasi sertifikasi SNI mencapai 356 produk," kata Bambang, Senin (16/3). Adapun tahun ini pemerintah bakal fokus pada penerbitan SNI untuk produk alat kesehatan, elektronik, kayu, otomotif, dan agro bisnis.
Target SNI baru tahun ini sebanyak 350 produk
JAKARTA. Badan Standardisasi Nasional (BSN) menargetkan jumlah produk yang memiliki sertifikat Standar Nasional Indonesia di tahun 2015 mencapai 350 produk. Kepala BSN Bambang Prasetya mengatakan, jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan target tahun 2014 lalu yang hanya sebanyak 250 produk. Namun target tahun ini lebih rendah ketimbang realisasi yang berhasil dicatatkan tahun lalu. "Tahun lalu realisasi sertifikasi SNI mencapai 356 produk," kata Bambang, Senin (16/3). Adapun tahun ini pemerintah bakal fokus pada penerbitan SNI untuk produk alat kesehatan, elektronik, kayu, otomotif, dan agro bisnis.