Target Zakat Rp515 Miliar: BAZNAS Siapkan 29 Program Unggulan Ramadan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menargetkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp515 miliar sepanjang Ramadan 1447 H/2026, seiring peluncuran 29 program unggulan yang akan menjangkau 34 provinsi. Target agresif ini dipasang di tengah meningkatnya kebutuhan bantuan sosial, terutama bagi kelompok rentan dan wilayah terdampak bencana.

Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad mengatakan, Ramadan masih menjadi periode krusial dalam pengumpulan zakat nasional sekaligus momentum utama penyaluran kepada mustahik. 

“Zakat yang dihimpun harus memberikan manfaat maksimal, khususnya bagi masyarakat yang paling membutuhkan selama Ramadan,” ujarnya dalam konferensi pers Program Ramadan BAZNAS 2026, Senin (2/2/2026).


Baca Juga: BAZNAS Bersama Le Minerale Salurkan 224.000 Liter Air Bersih untuk Warga Gaza

BAZNAS mengandalkan beragam program mulai dari zakat fitrah, gerai Z-Iftar, santunan anak yatim, buka puasa bersama, hingga rumah layak huni dan musala berseri.

Program terakhir diarahkan untuk mendukung kesiapan fasilitas ibadah selama Ramadan melalui penyediaan perlengkapan kebersihan masjid dan musala.

Di sisi lain, BAZNAS juga masuk ke sektor layanan publik musiman melalui program mudik, seperti pos siaga mudik, layanan kesehatan gratis, hingga layanan perawatan kendaraan roda dua (ZAuto).

Menurut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyebut langkah ini ditujukan untuk menjangkau mustahik sekaligus masyarakat umum yang rentan secara ekonomi saat arus mudik.

Baca Juga: Kadin dan Apindo Ungkap Persiapan Pengusaha Merespons Permintaan Ramadan - Idulfitri

Namun, besarnya jumlah program dan target dana yang dipasang menuntut pengawasan ketat atas efektivitas distribusi dan ketepatan sasaran. Apalagi, tantangan sosial Ramadan tahun ini tidak hanya soal konsumsi dan ibadah, tetapi juga pemulihan ekonomi kelompok miskin dan korban bencana.

BAZNAS menegaskan dana ZIS yang terkumpul akan difokuskan pada penerima manfaat yang berhak, dengan harapan memperluas dampak sosial.

“Kami ingin memastikan zakat yang dititipkan kepada BAZNAS benar-benar sampai kepada mustahik dan memberi manfaat sebesar-besarnya,” pungkasnya.

Baca Juga: Kemendag Pastikan Distribusi Bahan Pokok Jelang Ramadan 2026 Aman Terkendali

Selanjutnya: Kemensos Guyur Bansos Rp 1,83 Triliun ke Aceh, Sumut, dan Sumbar per 1 Februari 2026

Menarik Dibaca: Desain iPhone 17e: Bezel Tipis dan Charger Super Cepat Menanti

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: