Targetkan laba bersih hingga Rp 2,8 triliun, begini strategi BTN hadapi tahun 2021



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun 2021 menjadi tahun penuh harapan dan optimisme dalam proses pemulihan ekonomi, tidak hanya di Indonesia tapi juga secara global. Semua sektor diharapkan dapat pulih dan memberikan kontribusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi termasuk sektor properti/perumahan. 

Untuk itu, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mematok target laba pada kisaran  Rp 2,5 triliun hingga Rp 2,8 triliun di tahun depan. Target tersebut akan dicapai dengan strategi pertumbuhan kredit antara 7%-9% dengan dana pihak ketiga (DPK) yang tumbuh pada kisaran yang sama. 

“Untuk mencapai target tersebut, kami akan terus lakukan apa yang telah kami mulai tahun ini perbaikan business process kredit untuk semua segmen, dan mengembangkan sejumlah strategi diantaranya melakukan transformasi operasional cabang, mengembangkan KPR non subsidi, mengembangkan value chain diantaranya dengan mengembangkan kemitraan dengan para developer maupun mitra lainnya dalam lingkup ekosistem perumahan, mengembangkan partnership misalnya membentuk perusahaan modal ventura, membentk anak usaha baru untuk menangkap peluang yang ada meraih fee based income,  serta percepatan penyelesaian kredit macet,” jelas Direktur Finance, Strategy and Treasury BTN, Nixon LP Napitupulu dalam rilis yang diterima Kontan.co.id, Selasa (15/12).


Baca Juga: Penuhi kebutuhan rumah, BTN gelar virtual property expo

Sebagai informasi, pada kuartal III-2020, perbankan yang sebelumnya bernama Postpaarbank ini membukukan kenaikan laba bersih hingga 39,72% secara tahunan (yoy). Di akhir September lalu, BTN tercatat mencetak laba senilai Rp 1,12 triliun

Laba bersih BTN ditopang oleh penurunan beban bunga dan efisiensi. Beban bunga BTN tercatat turun 3,49% yoy menjadi Rp 11,95 triliun per kuartal III-2020. 

Prestasi lain yang diraih BTN adalah, peroleh DPK yang melesat 18,66% yoy dari Rp 230,35 triliun per kuartal III-2019 menjadi Rp 273,33 di periode yang sama tahun ini.

Selanjutnya: Ini target kredit perbankan tahun 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anna Suci Perwitasari