JAKARTA. Taspen Life (Taspen) mengatur ulang keranjang investasinya. Tahun ini, Taspen Life mengandalkan pasar modal untuk mendongkrak hasil investasi. Maryoso Sumaryono, Direktur Utama Taspen Life menyebut, hasil investasi tahun ini ditargetkan bisa tumbuh 21% dibandingkan tahun lalu menjadi Rp 200 miliar. Agar target tersebut tercapai, perusahaan asuransi ini akan memperbesar porsi penempatan investasi di surat utang negara (SUN). "Plus, mulai masuk ke instrumen reksadana dan saham," ujar Maryoso, pekan lalu. Deposito selama ini menjadi andalan keranjang investasi Taspen Life. Tahun ini, Taspen bakal menempatkan investasinya pada saham dan reksadana masing-masing dengan porsi berkisar 5%. Porsi SUN akan disesuaikan dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mewajibkan asuransi berinvestasi pada SUN hingga sebesar 20%.
Taspen Life ubah strategi investasi
JAKARTA. Taspen Life (Taspen) mengatur ulang keranjang investasinya. Tahun ini, Taspen Life mengandalkan pasar modal untuk mendongkrak hasil investasi. Maryoso Sumaryono, Direktur Utama Taspen Life menyebut, hasil investasi tahun ini ditargetkan bisa tumbuh 21% dibandingkan tahun lalu menjadi Rp 200 miliar. Agar target tersebut tercapai, perusahaan asuransi ini akan memperbesar porsi penempatan investasi di surat utang negara (SUN). "Plus, mulai masuk ke instrumen reksadana dan saham," ujar Maryoso, pekan lalu. Deposito selama ini menjadi andalan keranjang investasi Taspen Life. Tahun ini, Taspen bakal menempatkan investasinya pada saham dan reksadana masing-masing dengan porsi berkisar 5%. Porsi SUN akan disesuaikan dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mewajibkan asuransi berinvestasi pada SUN hingga sebesar 20%.