KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menawarkan 138 wilayah kerja (WK) yang memiliki potensi minyak dan gas bumi (migas) kepada investor Rusia dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Eastern Economic Forum di Vladivostok. Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Saleh Abdurrahman menilai pendekatan antar pemerintah atau Government to Government (G to G) ini sangat strategis. Menurutnya, ini menjadi bagian dari diplomasi energi untuk menarik investasi investor global, mengingat potensi migas Indonesia kini banyak bergeser ke area frontier dan laut dalam yang memiliki risiko eksplorasi sangat tinggi. "Untuk itu, karena potensi migas Indonesia bergeser ke cekungan-cekungan hidrokarbon frontier yang risiko eksplorasi tinggi seperti di laut dalam, pemerintah telah menyiapkan berbagai insentif termasuk bagi hasil yang lebih besar untuk investor hingga 50% untuk gas dan 45% untuk minyak pada daerah dengan resiko sangat tinggi," ujarnya kepada Kontan.co.id, Minggu (6/9/2026).
Tawarkan 138 WK Migas ke Rusia, DEN Minta Pemerintah Tuntaskan Tumpang Tindih Lahan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menawarkan 138 wilayah kerja (WK) yang memiliki potensi minyak dan gas bumi (migas) kepada investor Rusia dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Eastern Economic Forum di Vladivostok. Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Saleh Abdurrahman menilai pendekatan antar pemerintah atau Government to Government (G to G) ini sangat strategis. Menurutnya, ini menjadi bagian dari diplomasi energi untuk menarik investasi investor global, mengingat potensi migas Indonesia kini banyak bergeser ke area frontier dan laut dalam yang memiliki risiko eksplorasi sangat tinggi. "Untuk itu, karena potensi migas Indonesia bergeser ke cekungan-cekungan hidrokarbon frontier yang risiko eksplorasi tinggi seperti di laut dalam, pemerintah telah menyiapkan berbagai insentif termasuk bagi hasil yang lebih besar untuk investor hingga 50% untuk gas dan 45% untuk minyak pada daerah dengan resiko sangat tinggi," ujarnya kepada Kontan.co.id, Minggu (6/9/2026).
TAG: