Tawarkan Perlindungan Siber Bagi UKM, ITSEC Asia (CYBR) Luncurkan Produk IntelliBron



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perusahaan perlindungan siber PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) secara resmi meluncurkan produk bernama IntelliBron Rabu (29/5). Produk tersebut merupakan sebuah sistem keamanan siber yang terintegrasi dalam sebuah jaringan untuk menjawab tantangan cyber security saat ini, khususnya bagi usaha kecil dan menengah (UKM).

Dalam peluncurannya ITSEC Asia menggandeng PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan Hypernet Technologies sebagai mitra strategis. Selain itu, dalam pelaksanaannya, kerja sama tersebut menunjuk DEFEND IT360 untuk memasarkan produk.

Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Joseph Edi Hut Lumban Gaol menyampikan, setidaknya terdapat lebih dari 400 juta anomali siber sepanjang tahun 2023 di Indonesia yang diprediksi akan terus meningkat. Hal ini yang kemudian memberikan urgensi terhadap pembentukan infrastruktur keamanan siber dalam berbagai lapisan sektor industri.


Dalam penjelasannya, peluncuran IntelliBron merupakan salah satu bentuk dari komitmen ITSEC Asia untuk mengembangkan produk layanan keamanan sistem informasi yang dapat dijangkau dan digunakan oleh lebih banyak pihak. “Kami mengembangkan sebuah inovasi solusi keamanan siber yang dirancang agar tepat guna pada hal yang esensial bagi pelaku usaha, utamanya bagi Small and Medium-sized Enterprises (SMEs) atau Usaha Kecil Menengah,” ujar Joseph, Rabu (29/5).

Baca Juga: Tiga Saham Masuk Radar UMA Bursa, Ada Yang Baru IPO

Head of Research & Development PT ITSEC Asia Tbk, Rasyid Sahputra menjelaskan, IntelliBron tidak hanya menerapkan fitur-fitur mainstream, namun juga fitur terkini seperti Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning. “Fitur AI dan Machine Learning dapat membedakan antara aktivitas sistem dan data traffic perusahaan, dengan aktivitas siber yang mencurigakan,” kata Rasyid.

Dengan penerapan teknologi AI di dalam IntelliBron, anggota perusahaan yang tidak memiliki tim spesialisasi di bidang cyber security juga dapat mengetahui secara langsung terkait langkah mitigasi dari serangan siber.

Selaras dengan hal tersebut, CTO Hypernet Technologies, Sudino Oei mengungkapkan, dengan akses perlindungan siber terbaik, UKM dapat fokus pada pengembangan bisnis, meningkatkan daya saing, dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian Indonesia.

Baca Juga: CUAN dan CHIP Jawara IPO Tahun Ini di Tengah Return Saham yang Beragam

Adapun Chief Enterprise Business Officer XL Axiata, Feby Sallyanto menyampaikan, XL Axiata mendukung penuh langkah strategis DEFEND IT360 sebagai partner ekslusif ITSEC Asia dalam memasarkan solusi keamanan siber bagi UKM ini. Di sisi lain, XL Axiata Business Solutions (XLABS) juga dapat memperkuat penyediaan layanan solusi keamanan siber bagi para pelanggan business-to-business (B2B) termasuk kalangan UKM.

Sebagai informasi, PT XL Axiata Tbk memang tengah mempersiapkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 8 Triliun. Dana tersebut diketahui mayoritas digunakan untuk mendukung pengembangan jaringan bisnis layanan data dan konvergensi termasuk untuk IT.

Begitupun juga PT ITSEC yang fokus memperluas bisnis di sektor jasa penyedia layanan keamanan siber. Saat ini perusahaan sudah berekspansi di beberapa negara seperti Singapura dan Australia, serta Uni Emirate Arab yang baru dimulai awal tahun 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati