Tax Ratio Indonesia Naik ke 9,32% pada Semester I-2026



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Rasio Perpajakan (tax ratio) Indonesia pada semester I-2026 menunjukkan perbaikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan perhitungan KONTAN, tax ratio Indonesia dalam arti sempit mencapai 9,32% di pertengahan tahun ini, menjadi yang tertinggi dalam dua tahun terakhir.

Perhitungan tersebut menggunakan formula penerimaan perpajakan dibagi PDB nominal. Selama semester I-2026, penerimaan perpajakan tercatat sebesar Rp 1.187,8 triliun, sedangkan PDB nominal mencapai Rp 12.739,3 triliun.


Baca Juga: BPS: Bali-Nusa Tenggara Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi pada Kuartal II 2026

Dengan demikian, tax ratio dalam arti sempit mencapai 9,32%, meningkat dibandingkan semester I-2025 yang sebesar 8,42%.

Jika menggunakan defenisi yang lebih luas, yakni memasukkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor sumber daya alam (SDA) ke dalam komponen penerimaan, tax ratio semester I-2026 mencapai 10,44%, lebih tinggi dibandingkan 9,31% pada Semester I-2025.

Kenaikan tax ratio tersebut mencerminkan pertumbuhan penerimaan negara yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nominal. 

Pada Semester I-2026, penerimaan perpajakan meningkat menjadi Rp 1.187,8 triliun dari Rp 978,3 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Di sisi lain, PNBP SDA juga naik dari Rp 102,7 triliun menjadi Rp 142,2 triliun.

Secara kuartalan, tax ratio juga menunjukkan tren penguatan. Pada kuartal I-2026, tax ratio dalam arti sempit mencapai 7,48%, lebih tinggi dibandingkan 7,06% pada kuartal I-2025. Sementara tax ratio dalam arti luas meningkat dari 7,95% menjadi 8,35%.

Baca Juga: BPS: Pengangguran Terbuka Turun Jadi 7,22 Juta Orang pada Mei 2026

Penguatan yang lebih signifikan terjadi pada Kuartal II-2026. Tax ratio dalam arti sempit tercatat sebesar 11,07%, naik dari 9,72% pada kuartal II-2025. 

Adapun tax ratio dalam arti luas meningkat menjadi 12,42%, dibandingkan 10,60% pada periode yang sama tahun lalu.

Secara keseluruhan, tax ratio Semester I-2026 dalam arti sempit meningkat 0,90 poin persentase dibandingkan Semester I-2025. 

Sementara itu, tax ratio dalam arti luas bertambah 1,13 poin persentase, mencerminkan membaiknya kontribusi penerimaan perpajakan dan PNBP SDA terhadap ukuran perekonomian nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News