Teh Tarik KL Gandeng Koperasi Jasa Tri Capital Investama, Ekspansi Minuman Keliling



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Teh Tarik KL menggandeng Koperasi Jasa Tri Capital Investama (TC Invest) untuk mempercepat ekspansi bisnis minuman keliling berbasis armada mobile sepanjang 2026. 

Kolaborasi ini mengombinasikan model distribusi bergerak dengan skema pembiayaan koperasi guna membangun jaringan yang dinilai lebih efisien dan mudah diperluas secara nasional.

Langkah tersebut ditandai dengan pembukaan pusat operasional (pool) Teh Tarik KL di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang sekaligus menjadi basis kendali armada. Perusahaan menambah 80 unit armada baru untuk mendukung fase pertumbuhan berikutnya.


Founder Teh Tarik KL, Gerren Sutrisna Putra, menyatakan perusahaan menargetkan standardisasi operasional minuman keliling.

“Kami sedang membangun standar baru industri minuman mobile. Armada terpusat, SOP terukur, kontrol kualitas ketat. Target kami jelas: memperluas ratusan hingga ribuan unit dalam beberapa tahun ke depan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: Ramadan-Lebaran 2026 Topang Industri Makanan dan Minuman, Sumbang 7% ke PDB

Pada tahap awal 2026, ekspansi difokuskan di Jakarta Selatan, meliputi Blok M, Gandaria, Pondok Indah, hingga Cipulir. Wilayah dengan intensitas aktivitas ekonomi tinggi ini dipilih untuk mempercepat penetrasi merek. Strategi armada keliling dinilai mampu menekan biaya tetap karena tidak bergantung pada sewa gerai permanen.

Saat ini jaringan Teh Tarik KL telah menjangkau Tangerang, Lampung, Jambi, Bogor, Banten, dan Bandung. Model mobile memungkinkan perusahaan menyesuaikan titik operasional mengikuti pola permintaan harian.

Produk dipasarkan pada rentang harga Rp5.000–Rp12.000 per cup, menyasar segmen mass market. Varian minuman meliputi es teh tarik, teh melati, lychee tea, teh susu gula aren, kopi susu tarik, americano, hingga matcha tea. 

Dengan struktur biaya yang lebih ramping, perusahaan menilai margin usaha tetap terjaga meski bermain di harga terjangkau.

Untuk mempercepat perluasan jaringan, Teh Tarik KL memanfaatkan skema pembiayaan koperasi melalui TC Invest. Skema ini ditujukan bagi anggota koperasi dan calon mitra usaha yang ingin memiliki unit armada.

Baca Juga: Strategi Perusahaan Mamin Hadapi Tren Penurunan Konsumsi Gula dan UPF

Direktur Operasional TC Invest, M. Dedi Gunawan, menilai kemitraan ini sebagai model investasi berbasis usaha riil.

“Kami ingin anggota tidak hanya menyimpan dana, tetapi ikut bertumbuh bersama usaha yang produktif. Ini bukan sekadar investasi, ini pembangunan ekosistem ekonomi anggota, dan mendukung program pemerintah untuk membangun UMKM sesuai arahan Bapak Presiden,” tegasnya.

Sebagai bagian dari strategi pemasaran awal tahun, perusahaan juga menyiapkan program promosi Ramadhan bertajuk “1000 Cup 1000 Momen” dengan pembagian 1.000 cup gratis untuk kegiatan sosial dan komunitas. 

Program ini diarahkan untuk meningkatkan awareness sekaligus mempercepat adopsi merek di area padat aktivitas.

Dengan kombinasi model distribusi mobile, harga terjangkau, dan dukungan pembiayaan koperasi, Teh Tarik KL menargetkan 2026 sebagai fase akselerasi untuk membangun jaringan minuman keliling berskala nasional.

Baca Juga: Permintaan Mendaki, Industri Makanan Minuman Sambut Imlek dan Ramadan - Idulfitri

Selanjutnya: Live Streaming Wolves vs Arsenal, Prediksi & Jadwal Liga Inggris 2025-2026

Menarik Dibaca: 4 Rekomendasi Vitamin untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Puasa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News