Tehran Ancaman Tegas Warga Iran di Luar Negeri yang Dukung Serangan AS-Israel



KONTAN.CO.ID - DUBAI. Pemerintah Iran mengancam akan menyita harta warga Iran yang tinggal di luar negeri jika mereka mendukung serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. 

Ancaman ini disampaikan oleh kantor Jaksa Agung Iran pada Senin (9/3/2026).

"Kami telah memberikan peringatan kepada warga Iran di luar negeri yang dalam berbagai cara bersimpati, mendukung, atau bekerja sama dengan musuh Amerika-Zionis," kata kantor jaksa agung, dikutip media negara. 


"Mereka akan menghadapi penyitaan seluruh harta dan sanksi hukum lain sesuai ketentuan undang-undang," tambahnya.

Baca Juga: Trump Ancam Lakukan Intervensi, Iran Klaim Jalur Komunasi dengan AS Tetap Terbuka

Ancaman ini muncul setelah sebagian diaspora Iran melakukan aksi di kota-kota besar Eropa dan AS untuk merayakan kematian Ayatollah Ali Khamenei, yang terjadi dalam konteks konflik militer antara AS-Israel dan Iran. 

Pemerintah Iran juga pada Senin ini menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai penerus ayahnya.

Saluran baru di Telegram bahkan membagikan daftar warga Iran terkenal di luar negeri yang memposting komentar kritis terhadap otoritas clerical Iran sekaligus mendukung operasi militer AS-Israel yang dimulai pada 28 Februari.

Baca Juga: Perang Iran vs AS-Israel Rugikan Aktivitas Perusahaan Keuangan di Timur Tengah

Menurut data pemerintah Iran, hingga lima juta warga Iran tinggal di luar negeri, sebagian besar di AS dan Eropa Barat. Media Iran menyebut jumlahnya bisa mencapai sekitar 10 juta orang.