KONTAN.CO.ID - MUMBAI. Bank Sentral India (Reserve Bank of India/RBI) kembali harus bekerja keras menahan tekanan terhadap nilai tukar rupee. Dalam dua hari terakhir, RBI dilaporkan menggelontorkan lebih dari US$ 2 miliar bahkan menurut sebagian pelaku pasar bisa menembus US$ 3 miliar melalui skema swap valuta asing (FX swap) untuk menutup lubang likuiditas yang tercipta akibat agresifnya penjualan dolar di pasar spot. Langkah ini menunjukkan dilema klasik yang sedang dihadapi otoritas moneter India, yakni menahan pelemahan mata uang tanpa memperparah kekeringan likuiditas di sistem perbankan. Tekanan terhadap rupee memang sedang berada di titik yang tidak nyaman. Reuters (22/1) melaporkan, arus keluar dana asing dari pasar saham, lonjakan permintaan dolar untuk impor emas batangan, serta kebutuhan lindung nilai yang meningkat membuat rupee tertekan dalam beberapa pekan terakhir. Puncaknya, pada Rabu (22/1), rupee anjlok 0,8% dan menyentuh rekor terendah sepanjang masa di level 91,7425 per dolar AS.
Tekan Rupee, RBI Terjepit Antara Intervensi Kurs dan Krisis Likuiditas
KONTAN.CO.ID - MUMBAI. Bank Sentral India (Reserve Bank of India/RBI) kembali harus bekerja keras menahan tekanan terhadap nilai tukar rupee. Dalam dua hari terakhir, RBI dilaporkan menggelontorkan lebih dari US$ 2 miliar bahkan menurut sebagian pelaku pasar bisa menembus US$ 3 miliar melalui skema swap valuta asing (FX swap) untuk menutup lubang likuiditas yang tercipta akibat agresifnya penjualan dolar di pasar spot. Langkah ini menunjukkan dilema klasik yang sedang dihadapi otoritas moneter India, yakni menahan pelemahan mata uang tanpa memperparah kekeringan likuiditas di sistem perbankan. Tekanan terhadap rupee memang sedang berada di titik yang tidak nyaman. Reuters (22/1) melaporkan, arus keluar dana asing dari pasar saham, lonjakan permintaan dolar untuk impor emas batangan, serta kebutuhan lindung nilai yang meningkat membuat rupee tertekan dalam beberapa pekan terakhir. Puncaknya, pada Rabu (22/1), rupee anjlok 0,8% dan menyentuh rekor terendah sepanjang masa di level 91,7425 per dolar AS.
TAG: