Tekanan pada rupiah masih berlanjut



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Posisi rupiah belum aman. Di awal pekan ini, analis memperkirakan rupiah masih cenderung terkoreksi.

Pada Jumat (4/5) lalu, kurs spot rupiah melemah 0,04% ke Rp 13.954 per dollar AS. Selama sepekan terakhir, rupiah menyusut 0,37%.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede memprediksi rupiah sepekan ke depan masih melemah. Salah satu pemicunya adalah data tenaga kerja AS positif. Tingkat pengangguran AS turun menjadi 3,9% pada April 2018.


Analis Central Capital Futures Wahyu Tribowo Laksono, menambahkan pergerakan rupiah masih disetir sentimen kenaikan suku bunga AS. "Sentimen dari AS cenderung negatif, tetapi tidak perlu terlalu khawatir karena The Fed hati-hati menaikkan suku bunga," kata dia.

Wahyu melihat sentimen domestik cenderung positif, didukung kebijakan pemerintah yang fokus membangun infrastruktur. Dari pasar keuangan, Bank Indonesia hingga kini terus mengupayakan stabilitas rupiah.

Wahyu memperkirakan rupiah hari ini (7/5) akan bergerak di kisaran kurs Rp 13.800-Rp 14.000 per dollar AS. Sedang Josua memprediksi rupiah hari ini bergerak dengan rentang Rp 13.750-Rp 14.050 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati