Tekanan Pengeluaran AI Meningkat, Peringkat Kredit Meta Platforms Terancam Turun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. S&P Global Ratings mengambil langkah awal yang berpotensi mengarah pada penurunan peringkat kredit Meta Platforms Inc. dalam dua tahun ke depan. 

Langkah ini diambil di tengah meningkatnya tekanan terhadap neraca keuangan perusahaan teknologi tersebut, yang dipicu oleh tingginya pengeluaran terkait kecerdasan buatan (AI).

Menurut sebuah pernyataan, pada hari Jumat (30/10), S&P menurunkan prospek untuk peringkat kredit Meta yang berada di level AA- menjadi negatif. Lembaga pemeringkat tersebut menyatakan bahwa meningkatnya rasio utang terhadap pendapatan (leverage) perusahaan juga menjadi faktor kunci dalam keputusan ini.


“Kemampuan Meta untuk memonetisasi investasi AI-nya lebih terbatas dibandingkan dengan perusahaan sejenis. Prospek negatif ini mencerminkan ketidakpastian mengenai berapa lama belanja modal (capex) akan tetap tinggi dan arus kas operasional bebas (free operating cash flow) akan terus berada di posisi negatif,” ujar S&P seperti dikutip Bloomberg News, Minggu (31/10). 

Langkah ini muncul di saat para investor tengah mencermati kemampuan Meta, serta pelaku industri lainnya dalam menghasilkan imbal hasil nyata dari investasi besar-besaran yang telah digelontorkan untuk pengembangan AI. 

Pada hari Jumat, indeks Nasdaq 100 turun 3,5% dan sempat menyentuh ambang batas koreksi teknikal, tertekan oleh laporan laba sektor teknologi yang mengecewakan.

“Kami dengan hormat tidak sependapat dengan penilaian S&P mengenai kemampuan monetisasi AI Meta. Kami melihat adanya peluang produk dan bisnis yang signifikan di masa depan, yang mendukung profil kredit kami yang sangat kuat,” ujar juru bicara Meta, Kamran Mumtaz, dalam sebuah pernyataan.  

TAG: