KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Cadangan devisa diperkirakan berpotensi menurun dari posisi Februari 2025 sebesar US$ 151 miliar, seiring meningkatnya kebutuhan stabilisasi nilai tukar rupiah oleh Bank Indonesia (BI) melalui intervensi di pasar valas. Sebagai informasi, posisi cadangan devisa mencapai US$ 151,9 miliar pada Februari 2026, atau menurun dibandingkan posisi pada akhir Januari 2026 sebesar US$ 154,6 miliar. Penurunan cadangan devisa tersebut dipengaruhi pembayaran utang luar negeri pemerintah, dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai respons BI dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi.
Tekanan Rupiah Masih Tinggi, Cadangan Devisa Bisa Makin Menyusut
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Cadangan devisa diperkirakan berpotensi menurun dari posisi Februari 2025 sebesar US$ 151 miliar, seiring meningkatnya kebutuhan stabilisasi nilai tukar rupiah oleh Bank Indonesia (BI) melalui intervensi di pasar valas. Sebagai informasi, posisi cadangan devisa mencapai US$ 151,9 miliar pada Februari 2026, atau menurun dibandingkan posisi pada akhir Januari 2026 sebesar US$ 154,6 miliar. Penurunan cadangan devisa tersebut dipengaruhi pembayaran utang luar negeri pemerintah, dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai respons BI dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi.