KONTAN.CO.ID - Pendapatan Rusia dari ekspor minyak dan gas yang selama ini menopang keuangan negara di tengah perang melawan Ukraina kini mengalami penurunan tajam. Menjelang peringatan empat tahun invasi skala penuh, arus kas dari sektor energi Rusia merosot ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir. Melansir Euronews, penurunan ini dipicu oleh kombinasi sanksi baru dari Amerika Serikat dan Uni Eropa, tekanan tarif dari Presiden AS Donald Trump terhadap India, serta pengetatan pengawasan terhadap armada tanker “bayangan” yang selama ini digunakan Rusia untuk menghindari sanksi. Kondisi tersebut memaksa Presiden Vladimir Putin meningkatkan pinjaman dari bank domestik dan menaikkan pajak guna menjaga stabilitas anggaran negara. Namun langkah ini justru menambah tekanan pada ekonomi perang Rusia yang kini dibayangi perlambatan pertumbuhan dan inflasi yang masih tinggi.
Tekanan Sanksi Barat Semakin Kuat, Rusia Terpaksa Pinjam & Naikkan Pajak
KONTAN.CO.ID - Pendapatan Rusia dari ekspor minyak dan gas yang selama ini menopang keuangan negara di tengah perang melawan Ukraina kini mengalami penurunan tajam. Menjelang peringatan empat tahun invasi skala penuh, arus kas dari sektor energi Rusia merosot ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir. Melansir Euronews, penurunan ini dipicu oleh kombinasi sanksi baru dari Amerika Serikat dan Uni Eropa, tekanan tarif dari Presiden AS Donald Trump terhadap India, serta pengetatan pengawasan terhadap armada tanker “bayangan” yang selama ini digunakan Rusia untuk menghindari sanksi. Kondisi tersebut memaksa Presiden Vladimir Putin meningkatkan pinjaman dari bank domestik dan menaikkan pajak guna menjaga stabilitas anggaran negara. Namun langkah ini justru menambah tekanan pada ekonomi perang Rusia yang kini dibayangi perlambatan pertumbuhan dan inflasi yang masih tinggi.
TAG: