KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri satelit nasional mulai memasuki fase baru seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas digital dan ketatnya persaingan teknologi komunikasi berbasis orbit rendah atau low earth orbit (LEO). Model bisnis operator satelit kini bergeser, tidak lagi sekadar menjual kapasitas bandwidth, tetapi menawarkan solusi layanan yang lebih spesifik sesuai kebutuhan pengguna. Di tengah perubahan tersebut, PT Telkom Satelit (Telkomsat) justru mengoperasikan kapasitas sekitar 40 gigabit per second (Gbps) untuk mendukung layanan konektivitas di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah yang belum terjangkau jaringan terestrial.
Telkom Satelit Genjot Layanan End User, Bergeser dari Bandwidth ke Solusi Digital
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri satelit nasional mulai memasuki fase baru seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas digital dan ketatnya persaingan teknologi komunikasi berbasis orbit rendah atau low earth orbit (LEO). Model bisnis operator satelit kini bergeser, tidak lagi sekadar menjual kapasitas bandwidth, tetapi menawarkan solusi layanan yang lebih spesifik sesuai kebutuhan pengguna. Di tengah perubahan tersebut, PT Telkom Satelit (Telkomsat) justru mengoperasikan kapasitas sekitar 40 gigabit per second (Gbps) untuk mendukung layanan konektivitas di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah yang belum terjangkau jaringan terestrial.
TAG: