Telkom (TLKM) Menyiapkan Capex 22%–24% dari Pendapatan di 2024



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Setelah menyerap capital expenditure (capex) atawa belanja modal Rp 33 triliun di 2023, PT Telkom Indonesia (TLKM) menyiapkan capex sekitar 22%–24% di 2024 dari total pendapatan di tahun berjalan. Capex Telkom tahun lalu pun sekitar 22% dari pendapatan.

Andri Herawan Sasoko, VP Corporate Communication Telkom mengatakan bahwa angka tersebut sudah dalam perhitungan. Telkom akan fokus menggunakan belanja modal untuk pengembangan bisnis mobile, fixed broadband, serta bisnis telekomunikasi lainnya.

“Angka 22%–24% cukup ideal dan sudah berdasarkan data di tahun sebelumnya. Untuk bisnis telekomunikasi kami plotting untuk data center dan cloud, infrastruktur backbone kabel laut, dan satelit,” kata Andri kepada Kontan.co.id pada Kamis (28/3).


Andri juga menyebutkan bahwa tahun ini Telkom masih akan meneruskan langkah transformasi dan implementasi strategi utama, Five Bold Moves yang diharapkan mulai menunjukkan output positif.

Baca Juga: Empat Hari Beruntun Saham TLKM Anjlok 11,47% dan Paling Banyak Dijual Investor Asing

“Dari inisiatif fixed mobile convergence (FMC), integrasi IndiHome ke Telkomsel pada Juli lalu mulai menunjukkan sinyal positif. Efisiensi baik dari belanja modal maupun belanja operasional pun mulai dijalankan dan diproyeksikan dapat memperlihatkan hasil yang baik sebagaimana yang direncanakan,” kata Andi.

Seiring proses dan waktu yang terus berjalan, potensi peningkatan pendapatan dari sinergi keduanya dapat menunjukkan hasil mulai awal tahun 2025.

Emiten telekomunikasi pelat merah ini mengantongi pendapatan Rp 149,21 triliun pada 2023. Jumlah itu tumbuh 1,30% secara tahunan atau year on year (YoY) dari Rp 147,30 triliun di 2022.

TLKM mencatatkan laba sebesar Rp 24,56 triliun pada 2023. Keuntungan Telkom melonjak 18,34% secara tahunan dari Rp 20,75 triliun di 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati