KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menjadi salah satu emiten yang memiliki rencana aksi pembelian kembali (buyback) saham. Emiten telekomunikasi ini menyiapkan anggaran buyback sebanyak-banyaknya Rp 1,50 triliun atau paling banyak 20% dari modal disetor, dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor. Buyback ini sesuai dengan Surat Edaran OJK Nomor 3/SEOJK.04/2020 tentang Kondisi Lain Sebagai Kondisi Pasar Yang Berfluktuasi Secara Signifikan Dalam Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan Oleh Emiten Atau Perusahaan Publik. Baca Juga: IHSG mulai menghijau bukan karena efek buyback
Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo mengatakan, pembelian kembali saham akan dilakukan secara bertahap dalam periode tiga bulan terhitung sejak tanggal 30 Maret 2020 hingga 29 Juni 2020. Meski tidak menyebut angka pasti, namun Arif menegaskan TLKM telah memulai aksi pembelian kembali saham. “Kalau dilihat dari periodenya, kami sudah mulai melakukan buyback,” ujar Arif kepada Kontan.co.id, Senin (6/4).