KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) melalui layanan internet tetap (
fixed broadband) IndiHome menargetkan penambahan pelanggan baru sebanyak 800 ribu hingga 1 juta pelanggan sepanjang tahun 2025. Hingga paruh pertama 2025, layanan IndiHome segmen B2C mencatat pertumbuhan sekitar 10%
year-on-year (YoY) dengan total 10,1 juta pelanggan.
Baca Juga: Telkomsel Resmi Buka Pre-Order iPhone 17 Series, Ada Diskon Hingga Rp 2 Juta! Vice President Household Consumer Business Strategy Management Telkomsel Pontjo Suharwono mengatakan, capaian tersebut mencerminkan momentum positif dari strategi konvergensi dan peningkatan kualitas layanan yang dijalankan perusahaan. “Dari sisi pendapatan, kontribusi fixed broadband tetap menjadi salah satu pilar utama dalam portofolio Telkomsel, didukung oleh penetrasi
Fixed Mobile Convergence (FMC) dan bundling produk yang relevan dengan kebutuhan pelanggan,” ujar Pontjo kepada Kontan.co.id, pekan lalu. Untuk mendorong pertumbuhan pelanggan, Telkomsel berfokus memperluas adopsi di segmen rumah tangga, terutama keluarga digital yang membutuhkan konektivitas andal serta segmen sensitif harga melalui produk entry-level EZnet. Pontjo menambahkan, Telkomsel menyiapkan berbagai strategi menghadapi kompetisi pasar fixed broadband yang kian ketat.
Baca Juga: Kembangkan IoT, Telkomsel Menjalin Kerjasama dengan Korporasi dari Berbagai Sektor Beberapa di antaranya adalah menghadirkan portofolio berjenjang (EZnet, IndiHome, dan Orbit), meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat inovasi bundling FMC. “Fokus kami adalah memberikan nilai terbaik dan pengalaman digital yang andal bagi pelanggan, dengan tetap menjaga keberlanjutan bisnis serta kepatuhan terhadap regulasi,” jelasnya. Di sisi lain, Telkomsel juga terus meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan kapasitas jaringan fiber, optimalisasi arsitektur core, serta penerapan teknologi monitoring proaktif untuk menjaga stabilitas jaringan. Langkah ini turut didukung modernisasi perangkat dan integrasi FMC, sehingga pelanggan dapat menikmati kecepatan dan kestabilan koneksi yang konsisten, bahkan di tengah lonjakan trafik data.
Baca Juga: Telkomsel Perluas Jaringan Hyper 5G di Bandung, Bidik 5.000 BTS Hingga Akhir 2025 Menatap tahun 2026, Telkomsel optimistis permintaan layanan
fixed broadband akan terus meningkat seiring percepatan digitalisasi rumah tangga, adopsi perangkat
Internet of Things (IoT), dan tren hiburan berbasis streaming.
“Dengan strategi FMC, inovasi bundling, dan peningkatan kualitas layanan, Telkomsel optimis dapat terus memperluas adopsi serta menghadirkan pengalaman digital yang lebih lengkap bagi pelanggan,” tandas Pontjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News