TEMAS Tambah Armada Kapal Kontainer Berbahan Bakar LNG



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Temas Tbk (TMAS) menambah armada kapal kontainer melalui pengoperasian MV Digul Mas. Kapal berkapasitas 468 TEUs tersebut menggunakan sistem propulsi elektrik dan bahan bakar single-fuel liquefied natural gas (LNG). MV Digul Mas tiba di Terminal Teluk Lamong, Surabaya, pada 19 Agustus 2026. Kapal ini disiapkan untuk melayani rute domestik Surabaya-Kendari-Gorontalo. Pengoperasian kapal tersebut merupakan bagian dari rencana TEMAS dalam menambah delapan kapal kontainer, dengan teknologi elektrik dan bahan bakar LNG. Perseroan menargetkan seluruh delapan kapal dapat beroperasi pada 2027. Direktur Business Development TEMAS Ganny Zheng mengatakan, pengembangan armada tersebut merupakan realisasi belanja modal yang telah disiapkan sejak 2024. “Pengembangan armada ini merupakan wujud realisasi dari alokasi belanja modal (capital expenditure) yang telah dicanangkan TEMAS sejak tahun 2024,” ujar Ganny dalam keterangan resmi, Rabu (19/8/2026).

Dalam mendukung operasional kapal, TEMAS juga menyiapkan fasilitas mini liquefaction plant melalui anak usahanya, PT Lestari Nasional Gas. Fasilitas berkapasitas 5 MMSCFD tersebut berada di Osowilangon, Jawa Timur. TEMAS pun menyatakan fasilitas tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan LNG MV Digul Mas, dan armada lainnya. Perseroan juga melihat infrastruktur tersebut sebagai bagian dari pengembangan bisnis LNG.

Baca Juga: Intip Strategi Temas (TMAS) Jaga Laba di Tengah Biaya Logistik Melambung Dari sisi operasional, seluruh awak MV Digul Mas telah memperoleh sertifikasi sesuai standar IGF Code. Sertifikasi tersebut berkaitan dengan standar keselamatan kapal yang menggunakan gas atau bahan bakar dengan titik nyala rendah. TEMAS menyebut penggunaan LNG pada MV Digul Mas, ditujukan untuk mengurangi emisi CO? dibandingkan bahan bakar konvensional. Langkah tersebut menjadi bagian dari agenda dekarbonisasi perusahaan. “Ekosistem LNG ini merupakan langkah strategis TEMAS dalam membangun kapabilitas jangka panjang guna memimpin transisi energi di sektor maritim,” kata Ganny. MV Digul Mas akan menjadikan Surabaya sebagai home base port. Anak usaha TEMAS, PT Mentari Mas Multimoda, menargetkan kapal tersebut mulai beroperasi penuh dalam waktu dekat. Hingga akhir 2025, TEMAS mengoperasikan 57 kapal dengan kapasitas angkut lebih dari 28.000 TEUs. Perseroan juga melayani 68 pelabuhan di Indonesia. Dengan masuknya MV Digul Mas, penambahan armada TEMAS tidak hanya menyasar kapasitas angkut. Perseroan juga mulai memasukkan teknologi propulsi elektrik dan LNG dalam rencana pengembangan armada berikutnya.


Baca Juga: Temas (TMAS) Fokus Bisnis Pelayaran di Tengah Ketegangan Geopolitik, Ini Strateginya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News