Tembus Batas Baru, Huawei Targetkan Desain Chip Setara 1,4 nm pada 2031



KONTAN.CO.ID - Huawei Technologies Co. Ltd. memperkenalkan peta jalan baru pengembangan chip semikonduktor yang tetap ambisius di tengah tekanan sanksi Amerika Serikat (AS) yang membatasi akses China terhadap peralatan chip paling canggih di dunia.

Mengutip Reuters, Huawei menyebut pada Senin (25/5) bahwa pihaknya menargetkan kemampuan merancang chip kelas atas pada 2031 dengan kepadatan transistor setara proses 1,4 nanometer (nm).

Baca Juga: Impor Batubara Asia Melonjak, Harga Sentuh Level Tertinggi dalam Beberapa Tahun


Level tersebut diperkirakan mendekati batas teknologi semikonduktor global pada akhir dekade ini.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan utama dalam presentasi Huawei terkait “Tau Scaling Law”, sebuah konsep baru yang diajukan perusahaan untuk meningkatkan performa chip ketika pendekatan tradisional berupa pengecilan ukuran transistor mulai mencapai batas fisiknya.

Dalam paparannya, Huawei menilai industri semikonduktor tidak lagi bisa hanya bergantung pada miniaturisasi transistor, sehingga dibutuhkan pendekatan alternatif untuk mendorong peningkatan kinerja chip generasi berikutnya.

Meski demikian, Huawei tidak menyampaikan data kinerja independen untuk mendukung klaim tersebut.

Baca Juga: Nikkei Jepang Tembus 65.000 untuk Pertama Kali, Pasar Sambut Optimisme Damai Iran

Di sisi lain, target 1,4 nm dinilai signifikan karena berada di garis depan teknologi chip global, yang selama ini didominasi oleh perusahaan-perusahaan semikonduktor terkemuka dunia.

Langkah ini menunjukkan upaya China untuk memperkuat kemandirian teknologi di sektor semikonduktor, meskipun masih menghadapi hambatan besar akibat pembatasan ekspor teknologi dari AS.