KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penguatan pasar obligasi berdenominasi mata uang lokal sekaligus pengembangan keuangan berkelanjutan di kawasan Asia. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui penyelenggaraan 45th ASEAN+3 Bond Market Forum (ABMF) Meeting and Other Events bersama Asian Development Bank (ADB) di Yogyakarta, Senin (2/2). Direktur Eksekutif Kelompok Spesialis Pasar Modal OJK Retno Ici mengatakan, forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat integrasi pasar obligasi ASEAN+3 melalui standardisasi regulasi, praktik pasar, hingga infrastruktur transaksi lintas batas. “Kehadiran regulator, pelaku pasar, investor, akademisi, hingga organisasi internasional mencerminkan komitmen bersama untuk membangun pasar modal yang tangguh, inklusif, dan berorientasi ke masa depan,” ujar Retno di Yogyakarta, Senin (2/2/2026).
Tembus Rp 54,94 Triliun di 2025, OJK Dorong Pasar Obligasi Berkelanjutan di ASEAN+3
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penguatan pasar obligasi berdenominasi mata uang lokal sekaligus pengembangan keuangan berkelanjutan di kawasan Asia. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui penyelenggaraan 45th ASEAN+3 Bond Market Forum (ABMF) Meeting and Other Events bersama Asian Development Bank (ADB) di Yogyakarta, Senin (2/2). Direktur Eksekutif Kelompok Spesialis Pasar Modal OJK Retno Ici mengatakan, forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat integrasi pasar obligasi ASEAN+3 melalui standardisasi regulasi, praktik pasar, hingga infrastruktur transaksi lintas batas. “Kehadiran regulator, pelaku pasar, investor, akademisi, hingga organisasi internasional mencerminkan komitmen bersama untuk membangun pasar modal yang tangguh, inklusif, dan berorientasi ke masa depan,” ujar Retno di Yogyakarta, Senin (2/2/2026).