JAKARTA. Pemerintah memperkirakan, pelaksanaan pemilihan daerah (pilkada) serentak yang dilaksanakan pada tahun 2018 nanti diperkirakan bertensi tinggi. Jaksa Agung Muda Bidang Intelejen M. Adi Toegarisman mengatakan, berdasarkan analisa yang dilakukan Kejaksaan Agung terhadap titik rawan, tensi tinggi tersebut dipicu oleh beberapa faktor. Pertama, dari sisi jumlah daerah yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah. Tahun 2018 nanti ada 171 daerah yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada). Jumlah pilkada 2018 lebih banyak jika dibandingkan 2017 yang hanya 101. Rinciannya, yakni terdiri dari 17 propinsi, 115 kabupaten dan 39 kota. Faktor kedua, pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang waktunya berdekatan dengan pelaksanaan pemilihan legislatif dan pemilu presiden 2019.
Temuan pemerintah, suhu politik mendidih di 2018
JAKARTA. Pemerintah memperkirakan, pelaksanaan pemilihan daerah (pilkada) serentak yang dilaksanakan pada tahun 2018 nanti diperkirakan bertensi tinggi. Jaksa Agung Muda Bidang Intelejen M. Adi Toegarisman mengatakan, berdasarkan analisa yang dilakukan Kejaksaan Agung terhadap titik rawan, tensi tinggi tersebut dipicu oleh beberapa faktor. Pertama, dari sisi jumlah daerah yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah. Tahun 2018 nanti ada 171 daerah yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada). Jumlah pilkada 2018 lebih banyak jika dibandingkan 2017 yang hanya 101. Rinciannya, yakni terdiri dari 17 propinsi, 115 kabupaten dan 39 kota. Faktor kedua, pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang waktunya berdekatan dengan pelaksanaan pemilihan legislatif dan pemilu presiden 2019.