KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Masalah obesitas terus menunjukkan tren peningkatan dan menjadi perhatian serius di sektor kesehatan. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi kualitas hidup individu, tetapi juga berdampak pada meningkatnya risiko penyakit tidak menular seperti diabetes dan penyakit jantung. Di tengah tantangan tersebut, pendekatan pengobatan yang lebih praktis dan mudah diterima masyarakat dinilai semakin dibutuhkan. Tren preferensi terhadap terapi oral juga terlihat secara global. Di Amerika Serikat, awal 2026 menjadi momentum penting dengan diperkenalkannya terapi penurun berat badan dalam bentuk pil, sebagai alternatif dari terapi suntikan yang selama ini lebih dikenal.
Terapi Oral Obesitas Dapat Respons Positif, Bisa Tekan Beban Biaya Pengobatan?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Masalah obesitas terus menunjukkan tren peningkatan dan menjadi perhatian serius di sektor kesehatan. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi kualitas hidup individu, tetapi juga berdampak pada meningkatnya risiko penyakit tidak menular seperti diabetes dan penyakit jantung. Di tengah tantangan tersebut, pendekatan pengobatan yang lebih praktis dan mudah diterima masyarakat dinilai semakin dibutuhkan. Tren preferensi terhadap terapi oral juga terlihat secara global. Di Amerika Serikat, awal 2026 menjadi momentum penting dengan diperkenalkannya terapi penurun berat badan dalam bentuk pil, sebagai alternatif dari terapi suntikan yang selama ini lebih dikenal.