KONTAN.CO.ID - Simak daftar pejabat tinggi Bank Indonesia terbaru 2026. Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral Indonesia terus menjaga stabilitas moneter, nilai rupiah, dan sistem keuangan nasional di tengah tantangan ekonomi global. Pada periode terkini (per Januari 2026), terjadi perubahan signifikan di Dewan Gubernur BI, termasuk penggantian Juda Agung oleh Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur (efektif setelah persetujuan DPR pada 26 Januari 2026). Sebelumnya, ada penggantian Doni Primanto Joewono oleh Ricky Perdana Gozali pada Agustus 2025. Perubahan ini mencerminkan upaya memperkuat sinergi kebijakan moneter-fiskal dan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.
Baca Juga: Banyak Bank Berganti Manajemen, OJK Optimistis Kinerja Bank Tahun Ini Lebih Baik Daftar Dewan Gubernur Bank Indonesia
Berikut adalah 6 pejabat tinggi BI terbaru fokus pada Dewan Gubernur per Januari 2026, dirangkum dari laman
LHKPN BI. 1. Gubernur Bank Indonesia: Perry Warjiyo Perry Warjiyo tetap menjabat sebagai Gubernur BI periode 2023–2028 (dan sebelumnya 2018–2023). Ia memimpin kebijakan moneter modern, termasuk penguatan bauran kebijakan, transformasi digital, dan koordinasi stabilitas sistem keuangan. Perry dikenal atas pengalaman panjangnya di riset ekonomi dan sebagai Direktur Eksekutif IMF. 2. Deputi Gubernur Senior: Destry Damayanti Destry Damayanti menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior, posisi kedua tertinggi. Ia mengkoordinasikan kebijakan moneter, makroprudensial, dan stabilitas sistem keuangan secara strategis, termasuk menjaga kestabilan rupiah di tengah volatilitas global.
Baca Juga: Mengapa Ribuan ATM Tiba-tiba Tidak Aktif? OJK Ungkap Alasannya 3. Deputi Gubernur: Thomas Djiwandono (Pengganti Juda Agung) Thomas Aquinas Djiwandono resmi menjadi Deputi Gubernur BI periode 2026–2031 setelah disetujui Komisi XI DPR RI pada 26 Januari 2026 melalui musyawarah mufakat. Sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Thomas membawa pengalaman kuat di sisi fiskal untuk melengkapi kebijakan moneter. Ia lulusan Haverford College (Sejarah) dan Johns Hopkins University (Hubungan Internasional & Ekonomi Internasional), pernah aktif di Partai Gerindra (mundur akhir 2025), dan merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto. Penunjukannya diharapkan memperkuat sinergi fiskal-moneter, meski sempat menuai diskusi soal independensi BI—namun tetap kolektif di Dewan Gubernur sesuai UU. 4. Deputi Gubernur: Ricky Perdana Gozali (Pengganti Doni Primanto Joewono) Ricky Perdana Gozali menjabat Deputi Gubernur BI periode 2025–2030 setelah dilantik pada 11 Agustus 2025, menggantikan Doni Primanto Joewono yang masa jabatannya berakhir. Sebelumnya Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta (dan sebelumnya di Gorontalo, Kalimantan Timur, serta Sumatera Selatan), Ricky memiliki karir panjang di BI sejak 1995, termasuk pengalaman di divisi valuta asing, analisa pasar internasional, dan Wakil Ketua Ikatan Pegawai BI (IPEBI). Ia aktif dalam koordinasi Presidensi G20 sektor keuangan dan fokus pada penguatan peran kantor perwakilan BI untuk ekonomi berdaya tahan.
Baca Juga: OJK Bersih-Bersih Pasar Modal: 155 Kasus Dibongkar, Goreng Saham Tak Diberi Ampun 5. Deputi Gubernur: Aida S. Budiman Aida S. Budiman bertanggung jawab atas pengawasan dan pengaturan perbankan serta stabilitas sistem keuangan. Pengalamannya mendukung penguatan regulasi untuk mencegah risiko sistemik di sektor keuangan nasional. 6. Deputi Gubernur: Filianingsih Hendarta Filianingsih Hendarta (dilantik 2023) tetap aktif sebagai Deputi Gubernur, fokus pada kebijakan moneter dan dukungan pembiayaan ekonomi. Ia berkontribusi dalam perumusan kebijakan yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan Gubernur Perry Warjiyo menekankan keputusan tetap kolektif dan independen berdasarkan UU, terutama di tengah tantangan seperti tekanan rupiah, inflasi global, dan kebutuhan sinergi kebijakan.
Tonton: Bank Dunia Soroti Besarnya Bunga Utang Indonesia, Serap Pendapatan Negara Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News