KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) bersiap kembali mengembangkan bisnisnya pada 2026. Hal ini ditunjukkan melalui rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Chandra Asri Pacific Tahap I Tahun 2025 dengan jumlah pokok sebanyak Rp 1,5 triliun. Obligasi ini terdiri dari tiga seri, yakni Seri A dengan jangka Waktu 3 tahun, Seri B dengan jangka waktu 5 tahun, dan Seri C dengan jangka waktu 7 tahun. Surat utang ini diperkirakan akan dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 14 Januari 2026. "Dana bersih yang diperoleh perusahaan dari hasil obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk keperluan modal kerja termasuk di antaranya pembelian bahan baku produksi untuk kegiatan usaha yang.pelaksanaannya akan digunakan oleh perusahaan," ungkap Manajemen TPIA dalam prospektus, pekan lalu.
Terbitkan Obligasi Rp 1,5 Triliun, Ini Prospek Chandra Asri Pacific (TPIA) pada 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) bersiap kembali mengembangkan bisnisnya pada 2026. Hal ini ditunjukkan melalui rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Chandra Asri Pacific Tahap I Tahun 2025 dengan jumlah pokok sebanyak Rp 1,5 triliun. Obligasi ini terdiri dari tiga seri, yakni Seri A dengan jangka Waktu 3 tahun, Seri B dengan jangka waktu 5 tahun, dan Seri C dengan jangka waktu 7 tahun. Surat utang ini diperkirakan akan dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 14 Januari 2026. "Dana bersih yang diperoleh perusahaan dari hasil obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk keperluan modal kerja termasuk di antaranya pembelian bahan baku produksi untuk kegiatan usaha yang.pelaksanaannya akan digunakan oleh perusahaan," ungkap Manajemen TPIA dalam prospektus, pekan lalu.