Terburuk setelah Italia, Spanyol lakukan lockdown sebagian akibat corona



KONTAN.CO.ID - MADRID. Spanyol melakukan lockdown sebagian pada hari Sabtu waktu setempat sebagai bagian dari keadaan darurat selama 15 hari untuk memerangi epidemi virus corona.

Spanyol kini menjadi negara kedua yang terkena dampak terburuk di Eropa oleh virus corona setelah Italia.

Baca Juga: Jumlah kasus corona di Malaysia melonjak, mayoritas karena acara di masjid


Dilansir dari Reuters, semua orang Spanyol harus tinggal di rumah kecuali untuk membeli makanan, obat-obatan, pergi bekerja dan ke rumah sakit atau untuk keadaan darurat.

Bar, restoran, dan toko yang menjual apa pun kecuali makanan dan bahan pokok lainnya harus ditutup. Semua kegiatan rekreasi dan olahraga juga harus ditutup, termasuk bioskop, teater, kolam renang atau lapangan sepak bola.

"Kami pada akhirnya akan kembali ke pekerjaan rutin kami dan kembali mengunjungi teman-teman dan orang-orang terkasih kami," kata Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dalam pidato yang disiarkan secara nasional.

“Sampai saat itu tiba, jangan buang energi yang penting sekarang. Jangan sampai tersesat," katanya sembali mendesak semua untuk tinggal di rumah.

Baca Juga: Mahathir: Saya ingin pensiun, tapi tugas untuk melakukan perlawanan belum selesai

Tak lama setelah pengumuman, pemerintah mengatakan istri Sanchez, Begona Gomez, juga positif terkena virus corona.

Spanyol mencatat 193 kematian akibat virus corona dan sejauh ini telah ada 6.250 kasus terkonfirmasi di Negeri Matador.  Sekolah ditutup di seluruh Spanyol dan paket stimulus ekonomi pertama diumumkan pada hari Kamis.

Editor: Tendi Mahadi