KONTAN.CO.ID - JAKARTA. AirAsia melakukan sejumlah penyesuaian operasional penerbangan sebagai dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan siaran pers yang diterima pada Senin (7/9/2026),
penyebaran abu vulkanik berdampak pada wilayah udara di sekitarnya. Sehubungan dengan kondisi tersebut, sejumlah penerbangan AirAsia dari dan menuju Jakarta (CGK) dibatalkan atau dijadwalkan ulang.
“AirAsia juga melakukan sejumlah penyesuaian operasional terhadap penerbangan lain yang rute penerbangannya berpotensi terdampak oleh penyebaran abu vulkanik,” ungkap Manajemen AirAsia, dalam keterangannya Senin (7/9/2026).
Baca Juga: Garuda Metalindo (BOLT) Perkuat Pasar Ekspor, India Jadi Penopang Pertumbuhan Sehubungan dengan aktivitas abu vulkanik, AirAsia menyediakan Service Recovery Options (SRO) sebagai berikut: 1. Pengembalian Dana Penuh: Dana akan dikembalikan ke metode pembayaran awal. 2. Credit Account: Berlaku selama 730 hari sejak tanggal penerbitan dan akan dikreditkan ke akun AirAsia member Anda; atau 3. Perubahan Jadwal Penerbangan: Satu kali perubahan tanggal penerbangan tanpa biaya dalam waktu 30 hari sejak tanggal keberangkatan awal, untuk rute yang sama dalam jaringan AirAsia, tanpa biaya tambahan dan tergantung ketersediaan kursi; atau 4. Perubahan Rute: Mengubah rute ke destinasi tertentu di Indonesia yang dilayani oleh jaringan AirAsia, dengan waktu perjalanan maksimal 30 hari sejak tanggal keberangkatan awal, dan tergantung ketersediaan kursi.
Baca Juga: Lion Group Batalkan Ratusan Penerbangan Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau “Mengingat kondisi abu vulkanik dan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih terus berkembang, penumpang yang bepergian dari dan menuju wilayah terdampak disarankan untuk memeriksa status penerbangan terbaru sebelum berangkat melalui airasia.com/flightstatus,” ucap Manajemen. AirAsia juga terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi wilayah udara terkait, serta akan memberikan informasi terbaru mengenai operasional penerbangan apabila terdapat perubahan lebih lanjut. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News