KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonomi global di tahun depan diperkirakan masih akan mengalami ketidakpastian. Meski begitu, beberapa pihak masih memperkirakan ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh positif. Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Destry Damayanti menyebut, pertumbuhan investasi, konsumsi masyarakat dan belanja pemerintah masih cukup baik. “Problem kita di eksternal, yaitu ekspor kita melambat karena perang dagang dan sebagainya, sementara impor tumbuh pesat,” ujar Destry, Rabu (28/11). Menurut Destry, pertumbuhan impor yang pesat itu dikarenakan investasi yang turut bertumbuh. Pasalnya, bila melihat impor untuk konsumsi, persentasenya hanya sebesar 9%. Melihat ini, Destry menyarankan supaya pemerintah mendorong industri terus tumbuh, sehingga bahan baku yang dibutuhkan tak perlu diimpor lagi.
Terdorong investasi dan konsumsi, ekonomi Indonesia akan lebih baik di 2019
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonomi global di tahun depan diperkirakan masih akan mengalami ketidakpastian. Meski begitu, beberapa pihak masih memperkirakan ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh positif. Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Destry Damayanti menyebut, pertumbuhan investasi, konsumsi masyarakat dan belanja pemerintah masih cukup baik. “Problem kita di eksternal, yaitu ekspor kita melambat karena perang dagang dan sebagainya, sementara impor tumbuh pesat,” ujar Destry, Rabu (28/11). Menurut Destry, pertumbuhan impor yang pesat itu dikarenakan investasi yang turut bertumbuh. Pasalnya, bila melihat impor untuk konsumsi, persentasenya hanya sebesar 9%. Melihat ini, Destry menyarankan supaya pemerintah mendorong industri terus tumbuh, sehingga bahan baku yang dibutuhkan tak perlu diimpor lagi.