Terimbas Plastik, Harga Motor Yamaha Naik Hingga Rp 1 Juta April 2026, Ini Daftarnya



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Kenaikan harga material plastik global mulai berdampak langsung pada industri otomotif, termasuk sepeda motor. PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menjadi salah satu pabrikan yang telah menyesuaikan harga produknya sejak April 2026.

Manager Public Relations YRA & Community YIMM, Rifki Maulana, menyebutkan bahwa kenaikan harga bahan baku ini merupakan isu global yang memengaruhi banyak produsen otomotif.

“Memang cukup menjadi isu global,” ujar Rifki.


Sebagai respons terhadap meningkatnya biaya produksi, Yamaha melakukan penyesuaian harga pada sejumlah model motor. Kenaikan ini mulai berlaku sejak awal April 2026 dan tidak diterapkan secara merata.

“Penyesuaian harga variatif, tergantung masing-masing model,” jelasnya.

Baca Juga: Cicilan KUR BRI April 2026: Angsuran Makin Ringan, Simak Perbandingan & Syaratnya

Harga Motor Yamaha Terbaru April 2026

Berdasarkan situs resmi Yamaha, beberapa model mengalami kenaikan harga dengan rincian sebagai berikut:

- Yamaha Lexi LX 155:   - Connected/ABS: Rp 32.000.000 (naik Rp 300.000)   - S Version: Rp 29.150.000 (naik Rp 300.000)   - Standard: Rp 27.350.000 (naik Rp 300.000)

- Yamaha Nmax:   - Neo Version: Rp 34.065.000 (naik Rp 300.000)   - Neo S Version: Rp 35.055.000 (naik Rp 300.000)

Tonton: Prabowo Kunci Harga BBM! Subsidi Dijaga Sampai Akhir 2026, Orang Kaya Dilarang Ikut?

- Yamaha Aerox:   - Alpha Standard: Rp 30.200.000 (naik Rp 300.000)   - All New Aerox 155 CyberCity: Rp 29.080.000 (naik Rp 500.000)   - Standard: Rp 28.880.000 (naik Rp 300.000)

- Yamaha Xmax:   - Xmax 250 Connected: Rp 69.215.000 (naik Rp 1.000.000)   - Xmax 250 Tech Max: Rp 76.610.000 (naik Rp 1.000.000)

Baca Juga: Harga Vespa Primavera 150 Semakin Murah! Diskon Rp 4,5 Juta Imbas Primavera 180

Kenaikan harga terbesar terjadi pada segmen maxi scooter, khususnya Yamaha Xmax yang mengalami kenaikan hingga Rp 1 juta.

Material plastik sendiri merupakan komponen penting dalam konstruksi sepeda motor modern, mulai dari bodi, panel, hingga bagian struktural lainnya.

Lonjakan harga bahan baku ini dipicu oleh kenaikan harga petrokimia global serta gangguan rantai pasok, yang akhirnya meningkatkan biaya produksi.

Langkah Yamaha menaikkan harga menunjukkan bahwa tekanan biaya kini semakin sulit diimbangi hanya dengan efisiensi internal.

Ke depan, potensi kenaikan harga motor masih terbuka, tergantung pada stabilitas harga material global dan kondisi rantai pasok.

Bagi konsumen, kondisi ini menjadi sinyal untuk mempertimbangkan waktu pembelian, terutama jika tren kenaikan biaya produksi terus berlanjut.

Sumber: https://otomotif.kompas.com/read/2026/04/17/071200615/imbas-tekanan-bahan-baku-plastik-yamaha-naikkan-harga-motor.  

Program Makan Bergizi Dirombak! Hanya untuk Anak Kurang Mampu?
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: