JAKARTA. Pada bulan Agustus kemarin, terjadi penarikan dana kelolaan besar-besaran di reksadana pasar uang MNC Asset Management, yaitu MNC Dana Lancar. Sampai akhir Agustus kemarin, "Nilai Aktiva Bersih (NAB) MNC dana lancar pada bulan Agustus turun 50% menjadi Rp 219 miliar, "kata Suwito Haryatno, Direktur MNC Asset Management kepada KONTAN, Rabu (7/9). Menurut Suwito, penarikan dana kelolaan di MNC Dana lancar, dominan dilakukan oleh nasabah korporasi. "Sebanyak hampir 10 nasabah korporasi menarik dana kelolaannya dari MNC dana lancar," kata Suwito. Pada bulan Agustus kemarin, banyak nasabah korporasi yang menarik modal di reksadana pasar uang untuk. memenuhi kebutuhannya. Hal tersebut, masih dipandang wajar oleh pihak MNC, karena sesuai dengan sifat reksadana pasar uang yang merupakan investasi jangka pendek atau short term. Tentunya penarikan dana yang cukup signifikan ini, menjadi faktor penyebab berkurangnya dana kelolaan total MNC di bulan Agustus menjadi Rp 920 miliar atau turun 16,36%. Padahal menurut Suwito, bulan Juli lalu, NAB MNC sudah mencapai Rp 1,1 triliun. Di sisi lain, reksadana saham MNC asset management, yaitu MNC Dana Ekuitas malah mengalami kenaikan. Sehingga dari total seluruh dana kelolaan, sebanyak 30% dimiliki oleh MNC Dana ekuitas. Asal tau saja, sampai saat ini produk investasi MNC Asset Management terdiri dari 6 produk reksadana konvensional. "Karena tinggal empat bulan lagi, target NAB MNC Asset Management sampai akhir tahun ini sekitar Rp 1 triliun." tambah Suwito.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Terjadi penarikan besar-besaran di MNC Dana Lancar
JAKARTA. Pada bulan Agustus kemarin, terjadi penarikan dana kelolaan besar-besaran di reksadana pasar uang MNC Asset Management, yaitu MNC Dana Lancar. Sampai akhir Agustus kemarin, "Nilai Aktiva Bersih (NAB) MNC dana lancar pada bulan Agustus turun 50% menjadi Rp 219 miliar, "kata Suwito Haryatno, Direktur MNC Asset Management kepada KONTAN, Rabu (7/9). Menurut Suwito, penarikan dana kelolaan di MNC Dana lancar, dominan dilakukan oleh nasabah korporasi. "Sebanyak hampir 10 nasabah korporasi menarik dana kelolaannya dari MNC dana lancar," kata Suwito. Pada bulan Agustus kemarin, banyak nasabah korporasi yang menarik modal di reksadana pasar uang untuk. memenuhi kebutuhannya. Hal tersebut, masih dipandang wajar oleh pihak MNC, karena sesuai dengan sifat reksadana pasar uang yang merupakan investasi jangka pendek atau short term. Tentunya penarikan dana yang cukup signifikan ini, menjadi faktor penyebab berkurangnya dana kelolaan total MNC di bulan Agustus menjadi Rp 920 miliar atau turun 16,36%. Padahal menurut Suwito, bulan Juli lalu, NAB MNC sudah mencapai Rp 1,1 triliun. Di sisi lain, reksadana saham MNC asset management, yaitu MNC Dana Ekuitas malah mengalami kenaikan. Sehingga dari total seluruh dana kelolaan, sebanyak 30% dimiliki oleh MNC Dana ekuitas. Asal tau saja, sampai saat ini produk investasi MNC Asset Management terdiri dari 6 produk reksadana konvensional. "Karena tinggal empat bulan lagi, target NAB MNC Asset Management sampai akhir tahun ini sekitar Rp 1 triliun." tambah Suwito.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News