Terjawab! Ini Penyebab Lonjakan Harga Saham WMUU yang Mencapai 19%
Rabu, 25 Februari 2026 06:53 WIB
Diperbarui Rabu, 25 Februari 2026 08:28 WIB
Oleh: Rashif Usman | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. # WMUU Right Issue 6,1 Miliar Saham, WMPP Siap Konversi Utang Jadi Modal **Meta Deskripsi:** PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) akan menggelar right issue dengan menerbitkan maksimal 6,1 miliar saham baru. WMPP siap konversi hak tagih jadi modal, ini dampaknya ke struktur keuangan.
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Teka-teki penyebab lonjakan harga saham PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) terjawab. Rumor aksi korporasi WMUU menjadi kenyataan. Harga saham WMUU pada perdagangan Selasa 24 Februari 2026 ditutup di level 79, melonjak 5 poin atau 6,76% dibandingkan sehari sebelumnya. Selama perdagangan lima hari terakhir, harga saham WMUU terakumulasi melesat 13 poin atau 19,70%. Peningkatan harga saham WMUU karena perusahaan akan menggelar aksi korporasi berupa penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias right issue. Berdasarkan keterbukaan informasi pada Senin (23/2/2026), dalam rangka right issue tersebut WMUU akan menerbitkan maksimal 6,1 miliar saham baru yang berasal dari portepel perusahaan dengan nilai nominal Rp 50 per saham. Baca Juga: IHSG Merosot 1,37% ke 8.280, Cermati Saham Net Sell Terbesar Asing, Selasa (25/2) Direktur Keuangan WMUU, Wahyu Andi Susilo, menyampaikan bahwa aksi korporasi ini akan terlebih dahulu meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 2 April 2026. WMPP Ambil Bagian, Konversi Hak Tagih Jadi Saham Wahyu mengungkapkan bahwa PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) selaku pemegang saham WMUU akan melaksanakan haknya dalam Penambahan Modal dengan Memberikan HMETD (PMHMETD). Sebagian nilai right issue akan direalisasikan melalui konversi atas hak tagih WMPP kepada WMUU menjadi saham baru. Sementara itu, sisa dana hasil PMHMETD setelah dikurangi biaya pelaksanaan akan digunakan sebagai modal kerja. "Sebagian nilai right issue akan dilaksanakan dengan melakukan konversi atas hak tagih PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) kepada perseroan. Selebihnya, dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD setelah dikurangi dengan biaya-biaya terkait pelaksanaan PMHMETD akan digunakan sebagai modal kerja WMUU. Detail rencana penggunaan dana ini akan diungkapkan dalam prospektus PMHMETD," ujar Wahyu. Tonton: Pasokan Batubara Dalam Negeri Terancam, Pupuk Indonesia Lakukan Penyesuaian Dampak Right Issue ke Struktur Permodalan WMUU Manajemen memperkirakan rencana penambahan modal melalui HMETD ini akan berdampak positif terhadap kondisi keuangan perseroan. Jika WMPP melaksanakan konversi hak tagih menjadi saham, maka rasio pinjaman terhadap ekuitas (debt to equity ratio/DER) akan menurun. Penurunan DER tersebut diharapkan dapat memperbaiki struktur permodalan dan memperkuat fundamental keuangan WMUU. Selain itu, dana hasil HMETD yang digunakan untuk modal kerja diyakini dapat meningkatkan kapasitas operasional, memperluas kegiatan usaha, serta memperkuat daya saing perseroan di industri unggas.
Dengan meningkatnya kinerja operasional dan daya saing, manajemen optimistis kinerja keuangan WMUU juga akan ikut terdongkrak dalam jangka menengah hingga panjang.
Merdeka Copper Gold (MDKA) Percepat Tambang Emas Pani di Tengah Kemilau Harga Emas