KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja pembiayaan produktif industri multifinance mengalami tekanan per Mei 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran pembiayaan produktif multifinance per Mei 2026 mencapai Rp 242,08 triliun. "Nilainya terkontraksi 1,97%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Jumat (10/7/2026). Agusman mengatakan pembiayaan produktif memakan porsi 44,57% terhadap total pembiayaan multifinance per Mei 2026. Meski tertekan, dia memperkirakan masih ada ruang bagi pembiayaan produktif untuk tumbuh positif ke depannya, seiring adanya kebutuhan pembiayaan dari sektor tersebut.
Terkontraksi 1,97%, Pembiayaan Produktif Multifinance Rp 242,08 Triliun per Mei 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja pembiayaan produktif industri multifinance mengalami tekanan per Mei 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran pembiayaan produktif multifinance per Mei 2026 mencapai Rp 242,08 triliun. "Nilainya terkontraksi 1,97%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Jumat (10/7/2026). Agusman mengatakan pembiayaan produktif memakan porsi 44,57% terhadap total pembiayaan multifinance per Mei 2026. Meski tertekan, dia memperkirakan masih ada ruang bagi pembiayaan produktif untuk tumbuh positif ke depannya, seiring adanya kebutuhan pembiayaan dari sektor tersebut.