KONTAN.CO.ID - Sebuah terminal minyak di China yang disanksi Amerika Serikat (AS) pada Oktober lalu telah kembali beroperasi setelah unit logistik milik perusahaan negara Sinopec menjual sahamnya di fasilitas tersebut kepada operator pelabuhan lokal, menurut dua sumber perdagangan dan data pelacak kapal tanker. Melansir Reuters Rabu (11/3/2026), sanksi AS terhadap Terminal Rizhao Shihua terkait penanganan minyak Iran yang diangkut kapal-kapal yang juga disanksi sempat mengganggu aliran minyak mentah dan memaksa Sinopec melakukan pengalihan muatan. Baca Juga: Harga Aluminium Shanghai Naik 2%, Pasokan Global Terganggu KonflikTimur Tengah
Terminal Minyak Sinopec di China Pulih Setelah Dijual ke Operator Lokal
KONTAN.CO.ID - Sebuah terminal minyak di China yang disanksi Amerika Serikat (AS) pada Oktober lalu telah kembali beroperasi setelah unit logistik milik perusahaan negara Sinopec menjual sahamnya di fasilitas tersebut kepada operator pelabuhan lokal, menurut dua sumber perdagangan dan data pelacak kapal tanker. Melansir Reuters Rabu (11/3/2026), sanksi AS terhadap Terminal Rizhao Shihua terkait penanganan minyak Iran yang diangkut kapal-kapal yang juga disanksi sempat mengganggu aliran minyak mentah dan memaksa Sinopec melakukan pengalihan muatan. Baca Juga: Harga Aluminium Shanghai Naik 2%, Pasokan Global Terganggu KonflikTimur Tengah
TAG: