JAKARTA. Terminal yang dikelola anak usaha PT Pelindo III yakni Terminal Teluk Lamong semakin diminati oleh kapal-kapal besar. Hingga saat ini sudah ada dua kapal raksasa yang bersandar di fasilitas pengembangan dari Pelabuhan Tanjung Perak tersebut. Setelah Juli lalu mulai disandari oleh kapal MV Tommy Ritscher, kini giliran MV Patraikos berkapasitas 4.400 Teus melakukan aktivitas bongkar muat di terminal bongkar muat peti kemas dan curah kering tersebut. MV Patraikos merupakan kapal berjenis Panamax berbendera Liberia. Kapal tersebut dipakai oleh perusahaan pelayaran Korea Marine Transport Co., Ltd (KMTC). Rute perjalanan pengiriman barang MV Patraikos adalah Surabaya -Hongkong -Shanghai-Kwangyang-Ulsan- Pusan -Pusan New Port (Korea).
Terminal Teluk Lamong diminati kapal besar
JAKARTA. Terminal yang dikelola anak usaha PT Pelindo III yakni Terminal Teluk Lamong semakin diminati oleh kapal-kapal besar. Hingga saat ini sudah ada dua kapal raksasa yang bersandar di fasilitas pengembangan dari Pelabuhan Tanjung Perak tersebut. Setelah Juli lalu mulai disandari oleh kapal MV Tommy Ritscher, kini giliran MV Patraikos berkapasitas 4.400 Teus melakukan aktivitas bongkar muat di terminal bongkar muat peti kemas dan curah kering tersebut. MV Patraikos merupakan kapal berjenis Panamax berbendera Liberia. Kapal tersebut dipakai oleh perusahaan pelayaran Korea Marine Transport Co., Ltd (KMTC). Rute perjalanan pengiriman barang MV Patraikos adalah Surabaya -Hongkong -Shanghai-Kwangyang-Ulsan- Pusan -Pusan New Port (Korea).