KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Beberapa bank yang memiliki pembiayaan perdagangan komoditas terbesar di dunia membuat registri keuangan perdagangan digital di Singapura untuk mengurangi risiko penipuan perdagangan dan meningkatkan transparansi setelah kehilangan miliar dolar karena berbagai kasus default. Mengutip Reuters, Selasa (6/10), bank-bank telah mengurangi bisnis komoditas mereka tahun ini setelah keruntuhan, termasuk pedagang minyak Singapura Hin Leong Trading (Pte) Ltd, yang mengejutkan kreditur setelah beberapa kasus kesalahan keuangan terungkap oleh krisis virus corona. Menurut pernyataan bersama yang dikeluarkan pada hari Selasa, DBS Group dan Standard Chartered memimpin sekelompok 12 bank lain di Singapura untuk membuat dan melakukan database pusat untuk mengakses transaksi perdagangan yang dibiayai antar bank.
Terpukul akibat default komoditas, bank di Singapura kembangkan registri digital
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Beberapa bank yang memiliki pembiayaan perdagangan komoditas terbesar di dunia membuat registri keuangan perdagangan digital di Singapura untuk mengurangi risiko penipuan perdagangan dan meningkatkan transparansi setelah kehilangan miliar dolar karena berbagai kasus default. Mengutip Reuters, Selasa (6/10), bank-bank telah mengurangi bisnis komoditas mereka tahun ini setelah keruntuhan, termasuk pedagang minyak Singapura Hin Leong Trading (Pte) Ltd, yang mengejutkan kreditur setelah beberapa kasus kesalahan keuangan terungkap oleh krisis virus corona. Menurut pernyataan bersama yang dikeluarkan pada hari Selasa, DBS Group dan Standard Chartered memimpin sekelompok 12 bank lain di Singapura untuk membuat dan melakukan database pusat untuk mengakses transaksi perdagangan yang dibiayai antar bank.