KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah diproyeksikan bakal bergerak fluktuatif dengan kecenderungan ditutup melemah pada perdagangan Selasa (20/10/2026), akibat terseret eskalasi ketidakpastian global serta dinamika penegakan hukum di pasar modal domestik. Mengutip data Bloomberg pada Senin (19/10/2026), rupiah spot melemah 0,11% atau 19 poin ke level Rp 18.046 per dolar AS, sedangkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia justru menguat tipis 0,01% atau Rp 2 dari posisi Rp 18.052 menjadi Rp 18.050 per dolar AS. Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menilai pergerakan rupiah pada awal pekan masih dibayangi oleh gejolak eksternal dan lonjakan harga komoditas energi. Tekanan terhadap rupiah sepanjang sesi perdagangan Senin (19/10) dipicu oleh kekhawatiran pasokan minyak Timur Tengah serta ketidakpastian domestik terkait pengetatan regulasi bursa yang memicu aksi risk-off investor.
Tertekan Sanksi Rusia dan Ada Isu MSCI, Rupiah Selasa (20/10) Berpotensi Melemah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah diproyeksikan bakal bergerak fluktuatif dengan kecenderungan ditutup melemah pada perdagangan Selasa (20/10/2026), akibat terseret eskalasi ketidakpastian global serta dinamika penegakan hukum di pasar modal domestik. Mengutip data Bloomberg pada Senin (19/10/2026), rupiah spot melemah 0,11% atau 19 poin ke level Rp 18.046 per dolar AS, sedangkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia justru menguat tipis 0,01% atau Rp 2 dari posisi Rp 18.052 menjadi Rp 18.050 per dolar AS. Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menilai pergerakan rupiah pada awal pekan masih dibayangi oleh gejolak eksternal dan lonjakan harga komoditas energi. Tekanan terhadap rupiah sepanjang sesi perdagangan Senin (19/10) dipicu oleh kekhawatiran pasokan minyak Timur Tengah serta ketidakpastian domestik terkait pengetatan regulasi bursa yang memicu aksi risk-off investor.
TAG: