KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih berada dalam tren pelemahan dan berisiko kembali menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) di tengah tekanan eksternal yang kuat. Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan pergerakan rupiah dalam jangka pendek masih akan cenderung volatile seiring penguatan dolar AS yang berlanjut. “Dalam jangka pendek, rupiah masih akan volatile. Dolar AS diperkirakan masih akan terus menguat di tengah prospek kenaikan suku bunga The Fed dan euforia AI yang mendorong aliran dana ke saham-saham teknologi AS,” ujar Lukman kepada Kontan, Kamis (25/6/2026).
Tertekan Sentimen Eksternal, Rupiah Berisiko Kembali ke Rp 18.000 per Dolar AS
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih berada dalam tren pelemahan dan berisiko kembali menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) di tengah tekanan eksternal yang kuat. Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan pergerakan rupiah dalam jangka pendek masih akan cenderung volatile seiring penguatan dolar AS yang berlanjut. “Dalam jangka pendek, rupiah masih akan volatile. Dolar AS diperkirakan masih akan terus menguat di tengah prospek kenaikan suku bunga The Fed dan euforia AI yang mendorong aliran dana ke saham-saham teknologi AS,” ujar Lukman kepada Kontan, Kamis (25/6/2026).