Tertekan Sinyal The Fed, Harga Emas Turun ke Kisaran US$ 4.460 per Ons Troi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas diperdagangkan di kisaran US$ 4.460 per ons troi pada hari Senin (31/8), kembali turun setelah sempat anjlok lebih dari 3% pada akhir pekan. Pelemahan emas terjadi menyusul pernyataan bernada hawkish dari Ketua Federal Reserve Kevin Warsh yang kembali memicu ekspektasi akan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. 

Dalam pidatonya di Jackson Hole pada hari Jumat lalu, Warsh memperingatkan bahwa inflasi tidak melandai secara signifikan dan menegaskan kembali komitmen bank sentral untuk mengembalikan inflasi ke target 2%, sembari mencatat bahwa kondisi keuangan saat ini tidak bersifat restriktif. 

Baca Juga: Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (31/8): Tak Bergerak di Level Rp 2.670.000 Per Gram


Pasar kini memperhitungkan peluang sekitar 57% bagi kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin (bps) pada bulan September, angka yang melonjak tajam dari sekitar 40% pada pekan sebelumnya. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Senin (31/8), harga emas juga masih tertekan oleh kenaikan harga minyak setelah militer AS menargetkan peluncur roket Iran yang bersiap menebar ranjau di Selat Hormuz. Ini merupakan serangan yang pertama dalam lebih dari sebulan terakhir. 

Kendati demikian, logam mulia ini berada di jalur untuk mencatatkan kenaikan lebih dari 10% sepanjang bulan Agustus, yang sebagian besar didorong oleh fenomena perdagangan yang dipicu oleh kekhawatiran akan penurunan nilai mata uang (debasement trade).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: