Tertinggi Sejak 2019, BPS Catat Wisatawan Nusantara Makin Menggeliat



KONTAN.CO.ID - Mobilitas wisatawan nusantara (wisnus) terus menunjukkan geliat positif. Sepanjang September 2026, perjalanan wisnus dilaporkan mencapai 96,69 juta perjalanan, naik 2,47 persen dibanding September tahun lalu. Kenaikan ini turut diiringi oleh bertambahnya penumpang pada beberapa moda transportasi.

Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan bahwa wisnus merupakan penduduk yang melakukan perjalanan di wilayah Indonesia, dengan lama perjalanan kurang dari 12 bulan dan bukan bertujuan untuk memperoleh penghasilan di tempat yang dikunjungi, serta bukan merupakan perjalanan dalam rangka bekerja atau sekolah secara rutin. 

Selain perkembangan tahunan, tren positif perjalanan wisnus juga tercermin pada capaian kumulatif. Jumlah perjalanan wisnus selama Januari-September tahun ini menjadi yang tertinggi dibanding periode yang sama sejak tahun 2019.


”Pergerakan wisatawan nusantara atau wisnus mengalami peningkatan. Sepanjang Januari hingga September 2026, perjalanan wisnus secara kumulatif menyentuh 938,84 juta perjalanan, naik sebesar 4,10 persen dibanding periode yang sama tahun lalu,” tutur Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti di Jakarta (2/11).

Gambaran serupa juga terlihat pada perkembangan triwulanan. Ditinjau khusus pada triwulan III-2026, jumlah perjalanan wisnus mencapai 308,43 juta perjalanan. Angka tersebut naik hingga 7,05 persen dibanding triwulan III-2025.

Sejalan dengan kenaikan perjalanan wisnus, BPS turut merekam peningkatan jumlah penumpang di sebagian moda transportasi selama September 2026.

Jumlah keberangkatan penumpang melalui angkutan kereta selama September 2026 tercatat mencapai 48,55 juta penumpang, atau naik 7,83 persen secara tahunan (y-on-y). BPS juga melaporkan kenaikan pada moda angkutan penyeberangan (ASDP) dan angkutan laut domestik yang masing-masing naik sebesar 7,54 persen dan 2,61 persen.

Sementara itu, secara kumulatif pada triwulan III-2026, jumlah penumpang sejumlah moda juga mengalami peningkatan.

”Peningkatan pergerakan wisatawan nusantara pada triwulan III-2026 diiringi peningkatan keberangkatan penumpang pada beberapa moda transportasi, seperti pada angkutan kereta, angkutan penyeberangan, dan angkutan laut domestik,” jelas Amalia.

Ia merinci, jumlah penumpang angkutan kereta selama triwulan III-2026 tercatat mencapai 148,99 juta penumpang, atau naik 5,88 persen dibandingkan triwulan III-2025. Adapun angkutan penyeberangan (ASDP) memberangkatkan 13,52 juta penumpang (naik 10,36 persen) sementara angkutan laut domestik memberangkatkan 8,35 juta penumpang (naik 6,67 persen).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: