KONTAN.CO.ID - SAN FRANCISCO. Tesla setuju untuk melakukan mediasi demi menyelesaikan gugatan Komisi Kesetaraan Kesempatan Kerja AS (EEOC) yang menuduh produsen mobil listrik milik Elon Musk itu mentolelir pelecehan terhadap karyawan kulit hitam di pabrik perakitan Fremont, California. Mengutip Reuters, Rabu (13/1/2026), dalam pengajuan hari Selasa di pengadilan federal San Francisco, badan tersebut mengatakan sedang bekerja sama dengan Tesla untuk memilih mediator, dan negosiasi dapat dimulai pada bulan Maret atau April. Lembaga tersebut menyatakan bahwa jika diskusi dan mediasi penyelesaian tidak berhasil, kedua belah pihak akan mengajukan proposal kepada hakim ketua pada tanggal 17 Juni tentang langkah selanjutnya. Lembaga tersebut juga meminta hakim untuk menunda beberapa tenggat waktu pengumpulan bukti agar mediasi dapat diprioritaskan.
Tesla Akhirnya Setuju untuk Lakukan Mediasi Atas Gugatan Pelecehan Rasial Karyawan
KONTAN.CO.ID - SAN FRANCISCO. Tesla setuju untuk melakukan mediasi demi menyelesaikan gugatan Komisi Kesetaraan Kesempatan Kerja AS (EEOC) yang menuduh produsen mobil listrik milik Elon Musk itu mentolelir pelecehan terhadap karyawan kulit hitam di pabrik perakitan Fremont, California. Mengutip Reuters, Rabu (13/1/2026), dalam pengajuan hari Selasa di pengadilan federal San Francisco, badan tersebut mengatakan sedang bekerja sama dengan Tesla untuk memilih mediator, dan negosiasi dapat dimulai pada bulan Maret atau April. Lembaga tersebut menyatakan bahwa jika diskusi dan mediasi penyelesaian tidak berhasil, kedua belah pihak akan mengajukan proposal kepada hakim ketua pada tanggal 17 Juni tentang langkah selanjutnya. Lembaga tersebut juga meminta hakim untuk menunda beberapa tenggat waktu pengumpulan bukti agar mediasi dapat diprioritaskan.