JAKARTA. Harga jual batubara yang melempem tak membuat produsen batubara berhenti berekspansi. Salah satu perusahaan yang tetap berusaha tetap ekspansif adalah PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP). Untuk membiayai sejumlah ekspansi, MBAP merilis saham baru lewat penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO). MBAP menawarkan 245,45 juta saham setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Sebanyak 122,73 juta saham merupakan saham baru MBAP, sedangkan sisanya 122,73 saham merupakan divestasi dari induk usaha MBAP, PT Wahana Semester Cemerlang. Harga penawaran MBAP Rp 1.300. Sehingga dari aksi tersebut MBAP memperoleh dana segar Rp 319,09 miliar. Dana IPO tersebut 48,04% untuk pengembangan fasilitas pelabuhan di Muara Bengalun, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Kemudian, 10,46% dana IPO untuk overhaul dan penggantian peralatan produksi. Selanjutnya 35% untuk modal kerja MBAP beserta anak usaha, seperti biaya kontraktor tambang dan pembelian bahan bakar.
Tetap ekspansif meski harga anjlok
JAKARTA. Harga jual batubara yang melempem tak membuat produsen batubara berhenti berekspansi. Salah satu perusahaan yang tetap berusaha tetap ekspansif adalah PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP). Untuk membiayai sejumlah ekspansi, MBAP merilis saham baru lewat penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO). MBAP menawarkan 245,45 juta saham setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Sebanyak 122,73 juta saham merupakan saham baru MBAP, sedangkan sisanya 122,73 saham merupakan divestasi dari induk usaha MBAP, PT Wahana Semester Cemerlang. Harga penawaran MBAP Rp 1.300. Sehingga dari aksi tersebut MBAP memperoleh dana segar Rp 319,09 miliar. Dana IPO tersebut 48,04% untuk pengembangan fasilitas pelabuhan di Muara Bengalun, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Kemudian, 10,46% dana IPO untuk overhaul dan penggantian peralatan produksi. Selanjutnya 35% untuk modal kerja MBAP beserta anak usaha, seperti biaya kontraktor tambang dan pembelian bahan bakar.