Tetap Fokus pada Pasar Premium, Marshall Hadirkan Produk Baru Speaker Portable



KONTAN.CO.ID - Dikenal sebagai speaker premium, Marshall terus berinovasi menghadirkan produk baru khususnya di segmen speaker portable. Setahun ini, Marshall sudah menghadirkan produk baru di Indonesia. 

Pada Rabu (27/9)  Marshall kembali menghadirkan tiga speaker portabel yaitu Willen, Emberton II, dan juga Middleton dengan rentang harga Rp 1,799 juta hingga Rp 4,999 juta. 

Menurut Jemisa Abuthan, Sound Product Specialist Erajaya mengatakan meski selalu menghadirkan produk-produk baru, Marshall konsisten untuk memperthankan gaya klasiknya. Sekalipun ada inovasi bentuk biasanya dari segi warna. Akan tetapi, sejauh ini warna hitam dan beige justru yang mendominasi permintaan pasar. 


"Emberton itu kami punya 4 warna awalnya. Namun ternyata yang penjualannya bagus justru yang hitam dan beige," ujarnya. 

Baca Juga: Spesifikasi & Harga HP OPPO A98 5G: RAM 8GB, Fast Charging 67W, Rp 4,9 Jutaan

Segmen dari speaker Marshall ini memang lebih kepada anak muda atau golongan Gen Z. Sementara untuk di luar negeri biasanya produk ini digunakan untuk kelompok muda dan dewasa dengan alternatif style. 

Namun, Jemisa bilang bahwa sebenarnya ini bisa digunakan untuk seluruh generasi atau kalangan. "Baik itu yang muda maupun yang lebih dewasa," ujar Jenesi. 

Yang membedakan produk ini dengan produk sebelumnya diantaranya untuk Willen bisa diputar selama 15 jam, Emberton II bisa memutar musik hingga 30 jam, dan Middletone bisia untuk pemutaran 20 jam dan dapat dikoneksikan dengan beberapa speaker. Untuk produk Emberton dan Middletone sudah dilengkapi IP 67 yang tahan air hingga maksimal 30 menit. 

Jemisa menuturkan sejauh ini produk Marshall yang laris manis di pasaran adalah Emberton I, hal itu yang mendorong Marshall berinovasi dengan produknya yang Emberton II. Sekadar informasi, di Emberton I, pemutaran musik hanya sekitar 20 jam saja. Nah, di produk barunya diupgrade dan dilengkapi dengan fitur lainnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Francisca bertha