Teva sepakat akuisisi Allergan US$ 40 miliar



NEW YORK. Produsen obat asal Israel, Teva Pharmaceuticals Industries Ltd akhirnya mencapai kesepakatan dalam akuisisi perusahaan yang bergerak di bisnis obat generik,  Allergan Plc.

Kedua korporasi itu telah menjalin kesepakatan transaksi dengan nilai US$ 40,5 miliar dalam bentuk kas dan saham. Kelak, Teva akan membayar transaksi akuisisi ini dalam bentuk tunai sebesar US$ 33,75 miliar. Selebihnya berupa saham dengan nilai setara dengan US$ 6,75 miliar. Nilai saham tersebut setara dengan 10% saham Teva.

Kesepakatan antara Teva dan Allergan ini akan menghasilkan produsen obat generik terbesar di dunia. Saat ini, Allergan memproduksi 1.000 produk generik termasuk obat-obatan kecemasan dan kontrasepsi. Tak hanya itu, Allergan juga memiliki produk perawatan wajah (botox).


Teva berharap transaksi dengan Allergan bisa ditutup pada kuartal I tahun depan sehingga bisa langsung berefek pada laba per saham perusahaan. Karena aksi tersebut, Teva bahkan sudah berani mengerek proyeksi laba per saham hingga akhir 2015, yakni dari US$ 5,05-US$ 5,35 menjadi US$ 5,15-US$ 5,40 per saham.

Sebagai gambaran, hingga kuartal II tahun ini, laba per saham Teva sebesar US$ 1,43.

Batal akuisisi Mylan

Akuisisi itu juga ditargetkan bisa menghasilkan pendapatan US$ 26 miliar dan menghemat pajak US$ 1,4 miliar per tahun.

Sebelumnya, Teva berencana menawar saham Mylan NV. Tapi dengan terjadinya kesepakatan pembelian saham Allergan ini membuat keinginan Teva membeli saham Mylan dibatalkan.

"Kami melihat kesepakatan yang cukup mirip dengan tawaran Mylan tapi tanpa ada faktor ketidakpastian seperti yang terjadi saat akan mengakuisisi Mylan," ujar Jonathan Kreizman, analis Bank Of Jerusalem.

Sejak April 2015, Teva memang menyatakan minat membeli saham Mylan seharga US$ 82 per saham atau senilai US$ 40 miliar. Tapi Teva tak mendapat restu dari Abbot Laboratories, pemilik 14,2% saham Mylan.  Sebab, Mylan berniat mengakuisisi Perrigo Co dan tawaran dari Teva memang bertujuan untuk menggagalkan rencana Mylan itu. "Transaksi antara Teva dan Allergan tidak memiliki hambatan ketimbang Teva dan Mylan," ujar Jonathan seperti dikutip Bloomberg.

John Park, Manager Portofolio Jackson Park Capital LLC Oak seed Opportunity Fund, yang memiliki saham Teva juga mengatakan, Teva dan Allergan akan sukses untuk segera diintegrasikan. Sebab keduanya adalah perusahaan produsen obat generik.

Editor: Hendra Gunawan